Denpasar – Di tengah duka bencana yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia, Komando Daerah Militer (Kodam) IX/Udayana menggelar upacara peringatan Hari Juang TNI Angkatan Darat Tahun 2025 dengan penuh khidmat dan kesederhanaan.
Upacara yang dipimpin langsung oleh Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto di Lapangan Makorem 163/Wira Satya, Denpasar, Senin (15/12/2025), menjadi simbol refleksi mendalam dan wujud nyata empati prajurit kepada rakyat.
Kesederhanaan perayaan ini sengaja diusung sebagai manifestasi kepedulian terhadap saudara sebangsa di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang baru-baru ini tertimpa musibah.
Dalam amanat Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., yang dibacakan Pangdam, disampaikan duka cita mendalam, disertai doa agar daerah terdampak bencana segera pulih.
Hal ini selaras dengan tema Hari Juang tahun ini, “TNI AD Manunggal dengan Rakyat untuk Indonesia Bersatu, Berdaulat, Sejahtera, dan Maju,” yang menegaskan bahwa kekuatan militer yang hakiki berakar dari kemanunggalan dengan rakyat.
Kasad juga secara tegas mengingatkan bahwa jati diri prajurit sebagai tentara rakyat, tentara pejuang, tentara nasional, dan tentara profesional harus terus menyala, meneladani kemurnian jiwa dan integritas Panglima Besar Jenderal Soedirman.
Usai upacara, Pangdam Mayjen TNI Piek Budyakto menegaskan, kesederhanaan perayaan di wilayah Kodam IX/Udayana adalah wujud nyata empati dan kepedulian.
Lebih dari sekadar seremonial, Pangdam menginstruksikan seluruh jajaran di wilayah Udayana untuk segera menggiatkan aksi nyata.
“Saya perintahkan kepada seluruh jajaran agar terus menggiatkan bakti sosial dan pembinaan teritorial serta selalu hadir membantu kesulitan rakyat dengan penuh tanggung jawab, kompak, disiplin, dan semangat,” tegas Pangdam.
Instruksi ini menjadi penegasan komitmen Kodam IX/Udayana untuk tidak pernah absen di tengah kesulitan masyarakat, mewujudkan kehadiran negara yang dirasakan langsung oleh rakyat.
Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Widi Rahman, S.H., M.Si., menambahkan Hari Juang adalah momentum krusial untuk refleksi dan peneguhan kembali jati diri TNI AD.
“Peringatan ini menjadi momentum refleksi bagi seluruh prajurit untuk meneguhkan kembali jati diri TNI AD sebagai tentara rakyat yang lahir, berjuang, dan mengabdi bersama rakyat,” ujar Kapendam.
Melalui peringatan Hari Juang TNI AD Tahun 2025 ini, Kodam IX/Udayana berikrar untuk terus memperkuat kemanunggalan TNI-Rakyat, meningkatkan profesionalisme prajurit, dan menjaga stabilitas wilayah demi keutuhan dan kemajuan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Pengorbanan di Palagan Ambarawa kini dijiwai dengan pengorbanan di medan bakti sosial.***

