Denpasar – Keselamatan di jalan bukan sekadar aturan (21-02), melainkan budaya yang harus hidup dalam setiap perjalanan.
Dengan semangat itu, Astra Motor Bali melalui tim Safety Riding menghadirkan pelatihan khusus bagi 45 karyawan PT Maxima Inti Perkasa dan CV Mister Auto Indonesia, guna menajamkan insting berkendara serta kemampuan memprediksi bahaya.
Pelatihan yang digelar Sabtu, 21 Februari 2026 ini dirancang untuk menumbuhkan kesadaran bahwa setiap pekerja dengan mobilitas tinggi di Bali perlu memiliki keterampilan antisipasi risiko sejak dini.
Instruktur Safety Riding Astra Motor Bali, Yosepth Klaudius, mengajak peserta menyelami teknik Prediksi Bahaya.
Diskusi interaktif ini tidak hanya membahas aspek teknis berkendara, tetapi juga melatih kepekaan terhadap potensi ancaman di jalan maupun lingkungan kerja.
“Banyak kecelakaan terjadi karena kurangnya antisipasi. Dengan memahami prediksi bahaya, karyawan PT Maxima dan CV Mister Auto dapat lebih sigap mendeteksi risiko, sehingga perjalanan menjadi aman dan terkendali,” jelas Yosepth.
Program ini menjadi wujud nyata semangat Sinergi Bagi Negeri yang diusung Astra Motor. Peserta diajak menjadikan #Cari_Aman bukan sekadar slogan, melainkan gaya hidup sehari-hari.
Ngurah Iswahyudi, PIC Safety Riding & Community Promotion Astra Motor Bali, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menyebarkan pesan keselamatan.
“Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Melalui edukasi ini, kami berharap 45 karyawan yang terlibat dapat menjadi pelopor keselamatan, membawa semangat #Cari_Aman sejak berangkat dari rumah hingga kembali lagi,” tegas Ngurah.
Sebagai Main Dealer sepeda motor Honda di Bali, Astra Motor Bali konsisten mengampanyekan keselamatan berkendara melalui berbagai program edukasi.
Dengan semangat Satu Hati, Astra Motor berkomitmen memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, menghadirkan layanan terbaik, sekaligus menumbuhkan budaya aman di jalan raya.***

