Sleman – Pemerintah Kabupaten Sleman memastikan ketersediaan bahan pangan pokok selama Ramadan 2026 dalam kondisi aman dengan harga relatif stabil.
Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying karena stok dinilai mencukupi.
Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Pemkab Sleman, Heri Setyawati, menyampaikan hasil pemantauan menunjukkan pasokan pangan tersedia baik di pasar tradisional maupun modern.
“Bahan pangan pokok yang ada di pasar aman, jumlahnya mencukupi, dan harganya stabil,” ujarnya dalam jumpa pers di Rumah Dinas Bupati, Kamis (12/2/2026).
Menurut Heri, Badan Pangan Nasional (Bapanas) juga telah melakukan pemantauan langsung ke sejumlah titik distribusi, termasuk pasar tradisional, pasar modern, distributor, hingga Gapoktan Sidomulyo.
Dari hasil pemantauan tersebut, stok pangan di Sleman dipastikan aman sepanjang Ramadan.
Selain pangan, Pemkab Sleman juga mengantisipasi kebutuhan gas LPG 3 kilogram menjelang libur panjang. Pemerintah daerah telah mengajukan tambahan kuota sebanyak 114.998 tabung kepada PT Pertamina.
Untuk menjaga stabilitas harga, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sleman akan menggelar pasar murah pada Maret 2026 menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Heri menegaskan masyarakat tidak perlu khawatir dan diminta berbelanja secara bijak sesuai kebutuhan.
“Jumlah pangan di pasaran tercukupi, sehingga tidak perlu panic buying yang justru berpotensi memicu inflasi,” katanya. ***

