Tahun Baru, Pertamina Jamin Pasokan BBM dan LPG di Bali

19 Desember 2016, 17:33 WIB

DENPASAR – Pertamina Marketing Operation Region V melakukan sejumlah upaya untuk memastikan kebutuhan BBM & LPG dalam kondisi aman terutama di wilayah Bali dalam mnghadapi Hari Natal 2016 dan Tahun Baru 2017.

Area Manager Communication & Relations Jatimbalinus Heppy Wulansari menjelaskan, pihaknya memperkirakan adanya kenaikan konsumsi untuk beberapa produk BBM & LPG. Hal ini seiring dengan meningkatkan aktivitas masyarakat berpergian dan kegiatan memasak pada masa Liburan Natal dan Tahun Baru.

Pihaknya, sudah mengantisipasi kenaikan konsumsi untuk BBM dan LPG berdasarkan pengalaman di tahun-tahun sebelumnya. Pertamina juga menyiapkan beberapa langkah upaya untuk memastikan masyarakat tidak kekurangan BBM & LPG.

“Apalagi pada masa ini tingkat kunjungan di Bali meningkat yang tentunya berdampak pada kebutuhan BBM dan LPG juga,” jelasnya dalam keterangan tertulis diterima Kabarnusa.com, Senin (19/12/16). Beberapa produk yang diprediksi mengalami kenaikan di Bali adalah Pertalite sebesar 15% dibanding kondisi normal yang sebesar 406 KL per hari.

Kenaikan juga diprediksi terjadi pada konsumsi Pertamax sebesar 12% dan Premium sebesar 7%. Rata-rata konsumsi harian Premium adalah sebesar 1.481 KL per hari. Sedangkan untuk konsumsi Solar diperkirakan sedikit turun 1% dari rata-rata normal sebesar 556 KL per hari. Hal ini dikarenakan sejumlah aktivitas kendaraan berat yang berkurang.

Sedangkan untuk LPG 3 Kg diperkirakan mengalami kenaikan hingga 13% di atas rata-rata normal yang sebesar 13.495 MT menjadi sekitar 15.281 MT. Kenaikan ini didorong oleh meningkatnya aktivitas memasak pada masa liburan tersebut.

Tidak hanya BBM & LPG, konsumsi avtur juga diperkirakan naik karena sejumlah airlines yang menambah extra flights untuk mengakomodir lonjakan penumpang di masa liburan. Kata dia, kenaikan signifikan terjadi di Bandara Internasional Ngurah Rai yang pada kondisi normal kebutuhan avturnya sebanyak 2.000 KL per hari, maka diperkirakan meningkat 10% menjadi 2.200 KL per hari.

Heppy menambahkan, dengan prediksi kenaikan konsumsi tersebut, maka Pertamina melakukan sejumlah upaya antisipasi yaitu:

  1. Pembentukan Tim Satgas yang bertugas memantau kecukupan stok BBM, LPG dan Avtur, distribusi ke outlet penyalur hingga kehandalan sarfas yang diperlukan.
  2. Melakukan Buffer Stock di Terminal BBM (TBBM Sanggaran dan TBBM Manggis)
  3. Menyiapkan Terminal BBM untuk operasional 24 jam jika diperlukan
  4. Berkoordinasi dengan pihak terkait untuk pengamanan penyaluran BBM & LPG
  5. Menyiagakan SPBU penjual LPG 3 Kg sebagai penyeimbang harga jual LPG 3 Kg

Atas upaya itu, Pertamina berharap kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dan masyarakt dapat menjalani liburannya dengan nyaman. Apabila masyarakat mengalami keluhan untuk mendapatkan BBM & LPG, dapat menghubungi Contact Pertamina di nomor 1 500 000. (gek)

Berita Lainnya

Terkini