Tiga Mahasiswa Diamankan dalam Aksi Ricuh, Polda DIY Tegaskan Tidak Ada Gas Air Mata

Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan, menyampaikan belasungkawa atas peristiwa di Tual, Maluku, yang menjadi latar belakang aksi massa.

25 Februari 2026, 05:40 WIB

Yogyakarta – Aksi unjuk rasa di depan Markas Polda DIY pada Senin (24/2) malam sempat memanas hingga terjadi pengrusakan pagar sisi timur kantor kepolisian.

Meski demikian, aparat memastikan kondisi keamanan di wilayah DIY tetap terkendali.

Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan, menyampaikan belasungkawa atas peristiwa di Tual, Maluku, yang menjadi latar belakang aksi massa.

Polda DIY turut berduka cita dan berharap keluarga korban diberi ketabahan.

Namun, Ihsan menyayangkan aksi penyampaian aspirasi tersebut berakhir ricuh dan merusak fasilitas umum.

Ia menekankan,pengamanan dilakukan dengan pendekatan persuasif, mengedepankan kearifan lokal, serta kesabaran petugas meski menghadapi massa yang bertindak anarkis.

Dalam proses pengamanan, polisi sempat mengamankan tiga mahasiswa. Setelah berkoordinasi dengan pihak kampus, ketiganya diserahkan kembali ke rektorat sekitar pukul 22.30 WIB.

Ihsan juga membantah kabar adanya penggunaan gas air mata maupun tembakan peringatan.

Menurutnya, suara ledakan yang terdengar berasal dari petasan yang dibawa massa.

Saat ini, situasi di sekitar Mapolda DIY telah kembali normal. Arus lalu lintas terpantau lancar, sementara keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah DIY dinyatakan tetap kondusif.***

Berita Lainnya

Terkini