Tingkatkan Sinergi 2026, Bupati Sanjaya Pimpin Rakor Pemerintahan Bersama 567 Pejabat Pemkab Tabanan

Rakor Penyelenggaraan Pemda Tabanan 2026 guna menyelaraskan program kerja guna memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah

8 Februari 2026, 19:56 WIB

Tabanan – Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kabupaten Tabanan Tahun 2026 di Graha Yadnya Sanjayaning Singasana, Desa Adat Kota Tabanan, Jumat (6/2).

Forum ini menjadi momentum konsolidasi awal tahun untuk menyelaraskan program kerja dan memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah.

Rapat tersebut dihadiri oleh 567 pejabat struktural dari seluruh unit kerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan. Turut mendampingi Bupati, Wakil Bupati I Made Dirga, Sekretaris Daerah (Sekda), para Asisten, serta jajaran Kepala Perangkat Daerah.

Dalam arahannya, Bupati Sanjaya menyampaikan apresiasi atas dedikasi para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang telah membawa Tabanan meraih berbagai prestasi di tingkat nasional sepanjang tahun lalu. Meski demikian, ia mengingatkan agar seluruh jajaran tidak cepat berpuas diri.

“Dalam setahun menjabat, torehan prestasi sudah sangat luar biasa. Namun saya tegaskan, perjuangan ini belum selesai. Yang bagus dipertahankan, yang kurang ditingkatkan, dan yang tidak baik harus segera dibenahi,” tegas Sanjaya.

Ia menginstruksikan seluruh pejabat untuk tetap fokus pada visi “Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani (AUM)”.

Visi ini selaras dengan program Pemerintah Provinsi Bali, yakni Nangun Sat Kerthi Loka Bali, melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana.

Bupati Sanjaya memaparkan sejumlah capaian positif pada lima bidang prioritas sesuai Perda Nomor 3 Tahun 2025, di antaranya:

Kesehatan: Kepesertaan BPJS Kesehatan (Universal Health Coverage/UHC) mencapai 98,61%.

Sosial: Bantuan iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi lebih dari 6.600 tenaga kerja rentan.

Infrastruktur & Publik: Perubahan wajah kota dan ruang publik yang kini lebih menonjolkan identitas lokal Tabanan.

Kesejahteraan: Peningkatan tren positif pada indeks ketahanan pangan, pendidikan, dan usia harapan hidup.

Untuk agenda tahun 2026, Pemkab Tabanan akan memprioritaskan optimalisasi sektor pariwisata, tata kelola aset daerah, penanganan sampah, serta perbaikan infrastruktur pertanian.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati I Made Dirga menekankan pentingnya kedisiplinan ASN dan koordinasi lintas sektor, terutama dalam menangani isu krusial seperti pengelolaan sampah.

Sementara itu, Sekda Tabanan I Gede Susila melaporkan pada akhir 2025, Tabanan berhasil meraih peringkat ke-4 nasional dalam Monitoring Center for Prevention (MCP) KPK dan mempertahankan opini WTP untuk ke-11 kalinya.

Sebagai langkah konkret penguatan organisasi, Bupati Sanjaya juga membacakan Surat Keputusan terkait pembagian tugas dan kewenangan guna memastikan seluruh kebijakan daerah dapat diterjemahkan dengan baik oleh 10.532 pegawai di lingkungan Pemkab Tabanan. ***

Berita Lainnya

Terkini