Wujudkan Industri Event yang Bertanggung Jawab, IVENDO Perkuat Komitmen ‘Green Event’ Melalui Gerakan Clean The City

DPP IVENDO (Indonesia Event Industry Council) menegaskan komitmennya untuk mengarusutamakan praktik Green Event berkelanjutan di seluruh penjuru negeri.

5 Januari 2026, 17:58 WIB

Jakarta– Euforia perayaan Tahun Baru 2026 meninggalkan pesan penting bagi industri kreatif dan pariwisata tanah air: perayaan besar harus selaras dengan kelestarian alam.

Menjawab tantangan tersebut, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) IVENDO (Indonesia Event Industry Council) menegaskan komitmennya untuk mengarusutamakan praktik Green Event berkelanjutan di seluruh penjuru negeri.

Langkah strategis ini merupakan respon nyata terhadap gerakan nasional Clean The City yang diinisiasi oleh Wakil Menteri Pariwisata RI, Ni Luh Puspa.

Gerakan yang melibatkan 25.000 relawan di 200 kota ini menjadi momentum refleksi bagi para pelaku industri event agar tidak sekadar menciptakan kemeriahan, tetapi juga bertanggung jawab atas dampak lingkungan yang dihasilkan.

“Pergantian tahun adalah momentum untuk memulai kebiasaan baik. Salah satunya dengan menjaga kebersihan lingkungan bersama dan merawat ruang publik pasca perayaan,” tegas Wamenpar Ni Luh Puspa dalam pernyataan resminya.

Sekretaris Jenderal DPP IVENDO, Evan Saepul Rohman, mengungkapkan, ajakan pemerintah ini adalah katalisator bagi organisasi untuk membangun standar Green Event yang lebih terstruktur dan aplikatif.

IVENDO mendukung penuh gerakan Clean The City sebagai mitra pembelajaran.

“Kolaborasi ini krusial agar pengelolaan sampah tidak lagi menjadi sekadar wacana atau formalitas, melainkan menjadi standar prosedur tetap (SOP) dalam setiap penyelenggaraan acara di Indonesia,” ujar Evan.

Selama 14 tahun terakhir, komunitas Clean The City telah membuktikan konsistensinya dalam mengelola limbah pasca-perayaan besar.

Pengalaman empiris inilah yang ingin diadaptasi oleh IVENDO ke dalam ekosistem konser, festival, hingga pameran berskala besar.

IVENDO mendorong anggotanya untuk menerapkan prinsip keberlanjutan secara holistik, yang mencakup:

Zero Waste Management: Pemilahan sampah di lokasi dan eliminasi plastik sekali pakai.

Resource Efficiency: Efisiensi energi, penggunaan air, serta pemanfaatan material ramah lingkungan.

Digital Transformation: Mengurangi penggunaan kertas melalui teknologi digital.

Carbon Offset: Mendorong penyelenggara mengalokasikan sebagian keuntungan untuk kontribusi lingkungan, seperti penanaman pohon guna mengimbangi jejak karbon acara.

“Ke depan, kami ingin melihat industri di mana pajak dan royalti bukan satu-satunya kewajiban, melainkan ada kontribusi nyata bagi bumi di setiap tiket yang terjual,” tambah Evan.

Melalui penguatan standar Green Event, IVENDO optimis dapat meningkatkan citra Indonesia sebagai destinasi event internasional yang bertanggung jawab.

Visi ini diharapkan mampu menjaga keberlanjutan industri pariwisata sekaligus mewariskan lingkungan yang bersih bagi generasi mendatang. ***

Berita Lainnya

Terkini