Tabanan – “Bersiaplah untuk sebuah gebrakan seni! Nuanu Creative City dengan bangga mempersembahkan Art & Bali, pameran seni internasional pertama di Bali yang akan mengguncang dunia seni pada 12–14 September 2025.
Dengan tema ‘Bridging Dichotomies’, acara ini akan menjadi jembatan yang menghubungkan berbagai sisi seni yang kontras, dari sentuhan tradisional hingga kecanggihan modern, dari keindahan alam hingga inovasi teknologi, dan dari kejeniusan manusia hingga kekuatan kecerdasan buatan.
Art & Bali bukan sekadar tempat untuk memamerkan karya seni, tetapi juga panggung untuk kolaborasi antara seniman, kolektor, dan para pemimpin industri, serta perayaan kekayaan budaya Bali dalam kancah seni global.
Bali, dengan pesona alamnya yang memukau dan warisan budayanya yang kaya, telah menarik lebih dari 6,3 juta wisatawan pada tahun 2024, menjadikannya lokasi yang sempurna untuk menyatukan komunitas seni lokal dan internasional.”
Lebih dari sekadar memajang karya seni, Nuanu Creative City ingin menciptakan ekosistem yang hidup bagi para seniman dan pengunjung.
“Kami ingin mendobrak batasan kreativitas,” kata Lev Kroll, CEO Nuanu. Art & Bali adalah perwujudan visi ini, menggabungkan seni dengan alam dan teknologi secara berkelanjutan.
Bayangkan menjelajahi lima lokasi unik di Nuanu, masing-masing dengan ruang inovatif, instalasi interaktif, dan desain arsitektur yang ramah lingkungan. Art & Bali bukan hanya pameran, tetapi sebuah pengalaman yang tak terlupakan bagi pecinta seni dan budaya.
Art & Bali hadir sebagai wujud nyata dari ambisi Bali untuk menjadi pusat kreativitas terdepan di Asia Tenggara. Acara ini bukan hanya sekadar pameran, tetapi juga panggung yang menghubungkan seniman kontemporer Indonesia dengan dunia, merayakan keragaman seni, dan memfasilitasi kolaborasi antara seniman, kolektor, kurator, dan para pelaku industri kreatif.
Ida Ayu Astari Prada dari Nuanu mengungkapkan bahwa Art & Bali memperkuat posisi Bali sebagai ‘kanvas dinamis’ untuk pertukaran budaya, menjadikan Nuanu sebagai pusat seni dan budaya yang tak terpisahkan.
“Sebagai warga Bali, saya menantikan interpretasi Tri Hita Karana yang dihadirkan oleh Art & Bali melalui kolaborasi kreatif antara seniman lokal dan global.” ungkap Ida Ayu Astari Prada .
Art fair internasional pertama di Bali ini menawarkan konsep yang berbeda dan menjanjikan pengalaman budaya yang mendalam. Art & Bali diharapkan menjadi salah satu acara penting dalam kalender seni internasional, menarik perhatian para penggemar seni dan masyarakat luas. ***