Lebaran 2026: Ribuan Kendaraan Tinggalkan Gilimanuk, Antrean Mengular Hingga 20 Km

Hasil pemantauan udara menunjukkan antrean kendaraan menuju Pelabuhan Gilimanuk mencapai sekitar 20 kilometer.

18 Maret 2026, 04:19 WIB

Jembrana – Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar bersama SGi Air Bali melakukan pemantauan udara terhadap arus mudik Lebaran 2026 di jalur penyeberangan Pelabuhan Gilimanuk, Bali.

Pemantauan menggunakan helikopter SGi Air Bali yang lepas landas dari Port Benoa pada Selasa (17/3) pukul 10.00 WITA dan tiba di Gilimanuk sekitar pukul 10.41 WITA.

Dalam penerbangan tersebut hadir Kapolda Bali Irjen. Pol. Daniel Adityajaya, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto, Inspektur Basarnas Brigjen TNI I Nyoman Parwata, serta Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar I Nyoman Sidakarya.

Mereka melakukan observasi langsung terhadap kondisi lalu lintas dan kepadatan kendaraan pemudik.

Hasil pemantauan menunjukkan antrean kendaraan menuju Pelabuhan Gilimanuk mencapai sekitar 20 kilometer.

Pemerintah daerah telah menyiapkan kantong parkir tambahan untuk menampung kendaraan dan mengurangi penumpukan di jalur utama.

Data per 16 Maret 2026 mencatat 3.502 kendaraan meninggalkan Pelabuhan Ketapang, sementara 22.930 kendaraan keluar dari Pelabuhan Gilimanuk.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menegaskan pemantauan udara ini merupakan bagian dari sinergi lintas instansi untuk memastikan kelancaran dan keselamatan arus mudik.

Pemantauan udara sangat penting untuk memberikan gambaran menyeluruh terkait kondisi di lapangan, sehingga langkah antisipatif dapat dilakukan cepat dan tepat,” ujarnya.

SGi Air Bali melalui Commercial Manager Krisna Dewi menyatakan komitmen mendukung kegiatan kemanusiaan dan penanganan kedaruratan, termasuk arus mudik Lebaran.

Selain itu, SGi Air Bali berpengalaman dalam operasi SAR dan evakuasi medis dengan dukungan armada helikopter yang mampu beroperasi di berbagai medan.

Melalui pemantauan ini, diharapkan koordinasi antarinstansi semakin optimal dalam mengurai kepadatan serta menjamin keselamatan pemudik selama perjalanan. ***

Berita Lainnya

Terkini