Yogyakarta – Semangat libur Tahun Baru 2026 masih terasa kental di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta. Memasuki hari pertama tahun 2026, yang juga menandai hari ke-15 masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, arus pergerakan penumpang terpantau tetap tinggi dan stabil.
Tercatat pada Kamis (1/1), sebanyak 53.809 pelanggan memadati stasiun-stasiun di wilayah Daop 6.
Dari jumlah tersebut, 29.640 penumpang memulai perjalanan mereka (berangkat), sementara 24.169 penumpang tiba di jantung budaya Jawa ini.
Stasiun Yogyakarta (Tugu) tetap menjadi magnet utama dengan melayani total 22.108 pelanggan dalam sehari. Disusul oleh Stasiun Lempuyangan dan Solobalapan yang juga mencatat aktivitas padat. Berikut adalah rincian persebaran penumpang di beberapa stasiun utama:
Stasiun Berangkat Tiba
Yogyakarta 12.652 9.456 Lempuyangan 6.703 5.172 Solobalapan 5.316 5.021
Klaten 1.374 1.128
Wates 625 522
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, mengungkapkan tren perjalanan tahun ini menunjukkan pertumbuhan yang menggembirakan.
Secara kumulatif, sejak 18 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026, Daop 6 telah melayani 931.806 penumpang.
“Jika dibandingkan dengan periode Nataru tahun lalu, total penumpang mengalami kenaikan signifikan sebesar 10 persen. Ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api terus meningkat,” ujar Feni.
Bagi masyarakat yang baru akan merencanakan perjalanan pulang atau berlibur di sisa masa Nataru, Feni memberikan kabar baik. Masih tersedia sekitar 21.408 tiket untuk keberangkatan dari wilayah Daop 6.
Beberapa kereta api unggulan yang masih memiliki ketersediaan kursi antara lain:
KA Taksaka & KA Argo Dwipangga (Tujuan Jakarta)
* KA Manahan & KA Argo Lawu (Tujuan Jakarta)
KA Sancaka (Tujuan Surabaya)
KA Lodaya Tambahan (Tujuan Bandung)
Pihaknya mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan fitur Connecting Train di aplikasi Access by KAI jika tiket relasi langsung sudah habis.
“Jangan lupa untuk merencanakan waktu perjalanan ke stasiun lebih awal guna menghindari kepadatan lalu lintas di awal tahun ini,” tambah Feni.
Penjualan tiket saat ini masih bergerak sangat dinamis. Masyarakat disarankan untuk terus memantau ketersediaan secara real-time melalui kanal resmi agar tidak kehabisan kursi menuju kota-kota favorit seperti Jakarta, Bandung, dan Malang.***

