Badung – Libur pergantian tahun segera usai. Geliat arus balik kini mulai terasa di gerbang udara Pulau Dewata. Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai mencatat lonjakan aktivitas penumpang yang signifikan seiring berakhirnya masa liburan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Gede Eka Sandi Asmadi, Communication and Legal Division Head Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, mengungkapkan, tren pergerakan penumpang dalam dua hari terakhir mulai didominasi oleh keberangkatan.
Hingga Jumat (2/1), tercatat sebanyak 77.367 penumpang memadati bandara.
Dari jumlah tersebut, tren keberangkatan meninggalkan Bali terlihat sangat menonjol:
Penerbangan Domestik: 59% penumpang (17.978 orang) merupakan keberangkatan.
Penerbangan Internasional: 54% penumpang (25.225 orang) mulai terbang kembali ke negara asal.
“Dalam dua hari terakhir, arus balik sudah mulai terjadi. Ini terlihat dari persentase keberangkatan yang lebih tinggi dibandingkan kedatangan,” ujar Gede Eka Sandi, Sabtu (3/1).
Sejak Posko Angkutan Nataru diaktifkan pada 15 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026, Bandara Ngurah Rai telah menjadi saksi perjalanan bagi 1.333.887 orang.
Secara rata-rata, bandara melayani 70.205 penumpang per hari.
Angka ini menunjukkan peningkatan sebesar 6% dibandingkan rata-rata harian pada periode Januari-November 2025 yang berada di angka 66.222 penumpang.
Trafik Pesawat Meningkat Tajam
Kenaikan jumlah penumpang ini juga berbanding lurus dengan frekuensi penerbangan.
Total pergerakan pesawat selama 19 hari posko telah mencapai 8.208 movement, menandakan efektivitas koordinasi udara dalam menyambut lonjakan wisatawan yang ingin merayakan momen tahun baru di Bali. ***

