Singaraja – Derasnya banjir yang melanda Desa Banjar, Singaraja, beberapa waktu lalu menyisakan luka dan tantangan bagi warga, Rabu (11/3).
Di tengah kondisi sulit itu, Astra Motor Bali melalui jaringan bengkel resmi AHASS (Astra Honda Authorized Service Station) mengulurkan tangan lewat aksi sosial bertajuk Honda Peduli Banjir.
Program ini menjadi wujud nyata kepedulian untuk memulihkan mobilitas masyarakat yang terdampak.
Tim teknis dari AHASS Gunawan Motor diterjunkan langsung ke lapangan, memberikan penanganan darurat bagi sepeda motor warga yang rusak akibat terendam air.
Posko layanan yang didirikan di Balai Banjar Ambengan menargetkan hingga 250 unit motor agar kembali prima dan siap digunakan.
Dengan dukungan tiga mekanik berpengalaman serta satu Service Advisor, setiap kendaraan mendapatkan diagnosa dan perawatan yang tepat.
Sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), Honda memberikan layanan tanpa biaya, meliputi:
– Pengecekan dan servis ringan gratis
– Penggantian oli mesin gratis
– Penggantian oli gardan gratis
I Gusti Ngurah Palguna, Technical Service Department (TSD) Manager Astra Motor Bali, menegaskan inisiatif ini lahir dari rasa empati mendalam terhadap konsumen setia di Bali.
“Kami merasa memiliki tanggung jawab moral untuk hadir di tengah masyarakat, terutama saat musibah melanda. Melalui semangat ‘Sinergi Bagi Negeri’, kami ingin memastikan mobilitas warga tetap terjaga. Harapan kami, bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat pascabencana,” ujarnya.
Program berlangsung selama dua hari, 10–11 Maret 2026. Namun, untuk mengantisipasi kerusakan berat, Honda juga menyiapkan layanan Emergency Call yang siaga hingga 15 Maret 2026. Warga yang membutuhkan bantuan lebih lanjut dapat menghubungi nomor 0362-3361593.
Apresiasi pun datang dari masyarakat. Seorang warga terdampak menyampaikan rasa syukur:
“Motor adalah sarana utama kami untuk bekerja. Bantuan servis dan oli gratis ini sangat berarti di tengah kondisi sulit,” ungkapnya
Melalui aksi ini, Astra Motor Bali berharap Singaraja segera bangkit, aktivitas warga kembali normal, dan kendaraan mereka bisa kembali menjadi penopang kehidupan sehari-hari.
Lebih dari sekadar servis gratis, program ini adalah simbol kepedulian dan solidaritas bagi Semeton Bali yang sedang berjuang memulihkan diri dari bencana.***

