Atasi Warga Depresi dan Gangguan Mental, Bali Perlu Siapkan Rumah Berdaya

26 Februari 2018, 19:34 WIB
RM%2B1
Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra

DENPASAR – Calon Gubernur Bali Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra mengungkapkan berbagai persoalan sosial seperti korban depresi hingga gangguan mental akan menjadi perhatian pemerintah salah satu solusinya lewat keberadaan rumah berdaya.

Konsep rumah berdaya sebagai jawaban terhadap masalah yang muncul seperti baru-baru ini ada penyandang gangguan jiwa di Denpasar melakukan penganiayaan hingga menyebabkan jatuhnya korban jiwa.

Masalah gangguan mental telah menjadi perhatian pemerintah seperti di Kota Denpasar yang sejak awal lebih menekankan pendekatan kemanusiaan dan partisipatif warga. “Kami tidak ingin lagi ada di Denpasar warga yang mengalami gangguan mental kemudian dipasung,” tegas Rai Mantra di Geria Seba Sari di Denpasar, Senin (26/2/2018).

Kasus tersebut juga menjadi keprihatinan Rai Mantra yang menurutnya hal itu tidak perlu terjadi jika ada komunikasi antara pihak keluarga dengan aparat desa atau wilayah setempat.

Dia tak menampik, kurangnya sosialisasi tentang keberadaan Rumah Berdaya juga apa yang mesti dilakukan jika ada anggota keluarganya menghadapi depresi atau gangguan mental, membuat masyarakat kurang memahami penanganan terhadap masalah sosial tersebut.

Jangan sampai masyarakat terganggu dengan keberadaan mereka yang mengalami depresi karena sejatinya pemerintah telah menyediakan solusi dan penanganan yang tepat.

Diungkapkan, Kota Denpasar telah menyiapkan rumah berdaya yang bisa dikembangkan menjadi model untuk penanganan masalah sosial di Bali bahkan di Tanah Air.

Pihaknya berharap kepada warga yang memiliki anggota keluarga mengalami masalah sosial seperti itu bisa menginformasikan kepada layanan Pro Denpasar atau aparat dibawah sehingga bisa diambil penanganan cepat dan bisa diselamatkan atau disembuhkan.

Mereka yang ditangani di Rumah Berdaya nantinya diberikan pendekatan untuk proses penyembuhan. Diharapkan, setelah mereka mendapat pembekalan produktif, melahirkan output memiliki berbagai ketrampilan yang bisa berguna bagi hidupnya.

“Bagaimana masyarakat berperan aktif dalam membantu menginformasikan warga lainnya yang mengalami masalah gangguan mental atau depresi, sehingga bisa cepat ditangani, ” imbuhnya.

Penanganan yang juga bisa dilakukan dengan menyiapkan mobil konseling keliling yang akan menangani warga yang mengalami gangguan mental atau disabilitas. Dengan penanganan terhadap problem sosial itu diharapkan bisa meningkatkan IPM indeks pembangunan manusia, yang lebih baik menuju Smart City.

Pada bagian lain, Rai Mantra menegaskan upaya untuk mengatasi masalah tersebut menjadi penting karena akan bisa mengatasi masalah kemiskinan di Bali.

Karenanya jika nantinya diberi kepercayaan rakyat memimpin Bali, Rai Mantra siap untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat atau tercover kesehatannya, seperti lewat kepersetaan warga dalam BPJS Kesehatan. (tim)

Artikel Lainnya

Terkini