BAHARI Sukses Laksanakan Aksi Beach Clean Up “Gerak Bersama Untuk Alam” Di Pantai Kedonganan

6 Februari 2026, 19:14 WIB

Badung – Barisan Harapan Pesisir Indonesia (BAHARI) sukses melaksanakan aksi kolaboratif Beach Clean-Up bertajuk “Gerak Bersama Untuk Alam” pada hari Jumat (06/02/2026). Aksi yang berpusat di Pantai Kedonganan ini berhasil menyatukan puluhan relawan muda dan mahasiswa untuk turun tangan langsung dalam upaya pemulihan ekosistem pesisir dari ancaman sampah plastik.

Berangkat dari arahan Presiden pada saat Rakornas (Rapat Koordinasi Nasional) tanggal 2 Februari di Sentul Senayan City, Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) langsung bergerak cepat. Relawan BAHARI bergabung dengan salah satu Tim yang sudah dibentuk sebelumnya yaitu bersama Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq, Organisasi Perangkat Desa (OPD) Provinsi Bali, Lurah Kedonganan, Camat Kuta, Dinas Pendidikan (siswa), beberapa Kampus di Lingkungan Kuta Selatan yakni ada Universitas Udayana, Politeknik Negeri Bali, Poltekpar Bali, serta Kapolda Bali Daniel.

Dalam sambutannya Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH, Hanif Faisol Nurofiq, menegaskan bahwa penyelesaian isu sampah memerlukan strategi yang terstruktur dan komitmen jangka panjang. Ia menekankan bahwa penanganan sampah bukan sekadar agenda formalitas belaka, melainkan tanggung jawab kolektif yang harus dijalankan secara konsisten dan sistemis.

“Indonesia saat ini berada dalam kondisi darurat sampah. Ini bukan hanya persoalan teknis, tetapi juga persoalan budaya yang harus kita ubah. Presiden Prabowo telah mengingatkan bahwa Bali menjadi salah satu etalase nasional, sehingga kebersihan dan kelestarian lingkungannya harus dijaga dengan serius,” tuturnya.

BAHARI tidak hanya sekadar memungut sampah, tetapi juga melakukan audit sampah untuk mendata jenis polutan dominan di kawasan tersebut. Dalam kurun waktu kurang lebih 2 setengah jam, tim BAHARI berhasil mengumpulkan setidaknya 4 – 5 karung dengan berat 20 – 25 kg sampah, yang didominasi oleh limbah plastik sekali pakai dan residu aktivitas wisata.

Melalui semangat “Gerak Bersama Untuk Alam”, BAHARI berharap aksi ini menjadi pemantik bagi gerakan-gerakan lingkungan lainnya di kalangan generasi muda. Kegiatan ini bukan sekadar penutup program, melainkan awal dari komitmen jangka panjang BAHARI untuk menjaga harapan di setiap garis pantai Nusantara.

Dalam kesempatan ini, April salah satu tim relawan BAHARI turut mengapresiasi aksi bersih pantai yang digagas Kementerian LH dan Pemerintah Provinsi Bali ini. April juga menyampaikan harapannya dengan kegiatan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran di tingkat Mahasiswa.

“Sebagai mahasiswa, saya mengapresiasi kegiatan bersih pantai di Kedonganan yang diselenggarakan oleh Gubernur Bali sebagai bentuk komitmen nyata dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan pesisir. Kegiatan ini juga menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan generasi muda akan pentingnya pengelolaan sampah, sekaligus mendorong keterlibatan mahasiswa dalam aksi nyata pelestarian lingkungan”. Ujarnya.

BAHARI hadir sebagai jembatan antara kebijakan pemerintah dan aksi nyata di lapangan. Kami mengambil peran sebagai penjaga garis depan yang memastikan bahwa isu pesisir tidak hanya dibahas di meja rapat, tapi diselesaikan dengan tangan-tangan yang bergerak langsung di atas pasir.

Transformasi Nyata Kedonganan Perubahan kondisi pantai pun dirasakan langsung oleh para peserta. Sabrina, relawan BAHARI yang juga Mahasiswa aktif Universitas Udayana Prodi Kesehatan Masyarakat mengungkapkan perbedaan mencolok sebelum dan sesudah aksi.

“Saya merasa kegiatan bersih pantai kali ini benar-benar berhasil menggerakkan masyarakat secara masif. Perubahannya sangat terlihat, kawasan pantai kini jauh lebih bersih dan asri dibandingkan kondisi sebelumnya. Saya yakin aksi ini dapat menjadi perantara yang efektif untuk menumbuhkan kesadaran serta kepedulian kolektif terhadap pengelolaan sampah, terutama di kawasan pesisir.” Tegasnya.

Aksi bersih pantai berjalan dengan lancar hingga kurang lebih pukul 10.00 WITA, Setelahnya ribuan orang yang dari berbagai unsur itu berbalik badan dan pulang ke kediaman masing-masing dengan selamat.***

Berita Lainnya

Terkini