Bali Berambisi Jadi Ikon Musik Blues Dunia

24 April 2015, 01:08 WIB

IMG 20150413 133627

Kabarnusa.com – Para musisi di Pulau Bali berambisi suatu saat menjadikan Pulau Seribu Pura itu sebagai ikon baru musik blues dunia sehingga semakin banyak wisatawan datang.

Jika di Pulau Jawa terkenal dengan ajang Java Jazz, Bali mulai melakukan hal sama dengan mengsung Bali Jazz Festival yang dimasudkan pula untuk mempromosikanBali sebagai ikon musik blues.

Mengawali promosi Bali sebagai ikon musik blues, digelarlah Bali Blues Festival 2015 yang akan digelar 25 April 2015 Pulau Peninsula.

Ajang musik bergengsi itu diselenggarakan Bali Tourism Development Corporation (BTDC).

Ketua panitia penyelenggara Ida Bagus Abdhi menungkapkan, Banyaknya wisatawan yang nonton ini diyakini menjadi promosi tersendiri bagi event BTDC di seluruh dunia.

“Ada 10 group musik blues akan tampil di Pulau Peninsula Nusa Dua,” sebutnya saat jumpa pers di Inaya Putri Bali, Nusa Dua, Kamis 23 April 2015.

Ke-10 group musik blues itu antara lain seperti Sound Of Mine, Cooltone, Ronaldgang, Crossing Blues University, Bali Blues Island, Bali Guitar Club, Angga Blessing Child, Balawan Feat Aria Baron‎, dengan 2 bintang tamu nasional yaitu Ginda Bestari dan Gugun Blues Shelter.

“Dua tamu ini akan menjadi daya tarik akan music blues di Bali,” sambungnya sembari mengatakan Festival akan dimulai dari jam 5 sore sampai selesai.

Event spektakuler merupakan serangkaian event event Nusa Dua Festival bulan Oktober mendatang.

Diharapkan, generasi pemusik blues di Bali terewadahi dalam bermain musik di event BBF.

Kata dia, event ini ke depan kami harapkan bisa menjadi Bali Blues Internasional Festival.‎ Dengan tujuan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Bali.

Komunitas blues di Bali kami ajak berkolaborasi dalam event ini, agar musisi internasional kedepan bisa juga hadir untuk memeriahkan acara ini.‎ Sehingga membawa fans untuk ikut hadir‎,” terangnya.

Musisi kenamaan Bali, I Wayan Balawan yang juga akan meramaikan panggung mengaku mensuport acara karena bisa menarik wisatawan dengan cara yang berbeda yakni lewat event music.

“Wisatawan bisa datang untuk berlibur sambil melihat atraksi blues festival. Ini merupakan daya tarik yang lain dan kedepan kami harap musisi dunia juga bisa ikut tertarik bergabung dalam event ini‎. Sehingga bisa bertaraf internasional kedepannya,” harap Balawan.

Untuk sebuah festival awal Bali Blues Festival dirasa cukup menarik dan bagus dari segi lokasi dan penyelenggaraannya.

Lokasinya adalah pusat pariwisata yakni Pulau Peninsula Nusa Dua.

saat ini sudah 5 ribu tiket terjual dan tersebar di seluruh antero Bali. “Dari total tiket ini, dipastikan 40 persen dari tamu mancanegara yang sedang berada di hotel kawasan Nusa Dua dipastikan akan turut menonton konser musik blues fetsival pertama yang digelar di Pulau Bali. (rhm)

Artikel Lainnya

Terkini