Dari Es Mambo ke Jaringan Bisnis Rp120 Miliar, Kisah Hidup Jiu Kian Dibukukan

The Man Who Said Yes' karya Jiu Kian, entrepreneur pemimpin jaringan bisnis nasional beromzet mencapai Rp120 miliar resmi diluncurkan.

27 Januari 2026, 14:10 WIB

Jakarta-  Di tengah arus ketidakpastian global, sebuah buku baru hadir menawarkan perspektif segar tentang keberanian dan peluang.

The Man Who Said Yes’ karya Jiu Kian, entrepreneur sekaligus pemimpin jaringan bisnis nasional dengan omzet mencapai Rp120 miliar, resmi diluncurkan sebagai refleksi perjalanan hidup dan panduan inspiratif bagi masyarakat yang tengah mencari arah di era penuh perubahan.

Buku ini mengangkat gagasan sederhana namun mendalam: kata “YES” bukan sekadar simbol optimisme, melainkan sikap hidup yang membuka pintu menuju kesempatan baru.

“Ketidakpastian adalah bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan. Namun, yang membedakan hasil hidup setiap orang adalah bagaimana ia merespons kondisi tersebut,” ujar Jiu Kian.

Ia menekankan keberanian berkata ‘yes ‘ telah menjadi prinsip yang membimbing setiap langkahnya.

Perjalanan hidup Jiu Kian sendiri penuh tantangan. Dari masa kecil yang sederhana dengan berjualan es mambo, bekerja sebagai buruh pabrik batu bata, hingga merantau ke Pulau Jawa dengan segala keterbatasan.

Dia pernah menjadi kuli panggul, penjaga toko, hingga agen asuransi yang harus menghadapi penolakan demi penolakan. Namun, di setiap fase, satu benang merah selalu ia pegang: keberanian untuk berkata ‘yes’ pada peluang sekecil apa pun.

Dalam bukunya, Jiu Kian merangkum filosofi yang ia sebut ‘368’ — tiga fase kehidupan, enam prinsip abadi, dan delapan kunci kesuksesan.

Kerangka ini ditulis bukan hanya sebagai kisah personal, tetapi juga sebagai panduan reflektif yang aplikatif bagi pembaca.

“Buku ini bukan hanya tentang kisah saya, melainkan undangan bagi para pembaca untuk mulai berkata YES dan menuliskan versi ‘The Man Who Said Yes’ mereka sendiri,” jelasnya.

Kini, Jiu Kian memimpin jaringan bisnis di 16 kota dengan 11 kantor agensi aktif, melibatkan lebih dari 2.500 mitra dan karyawan.

Baginya, kesuksesan sejati tidak hanya diukur dari pencapaian bisnis, tetapi juga dari dampak sosial yang dihadirkan bagi banyak orang.

The Man Who Said Yes’ telah tersedia di toko buku dan platform marketplace di Indonesia.

Ditujukan bagi profesional muda, pelaku usaha, mahasiswa, serta siapa pun yang tengah mencari keberanian untuk melangkah, buku ini diharapkan menjadi teman perjalanan menghadapi dinamika kehidupan — sekaligus pengingat bahwa satu kata sederhana dapat menjadi awal dari perubahan terbesar dalam hidup. ***

Berita Lainnya

Terkini