Yogyakarta— Pangdam XXVI/Mataram Mayjen TNI Drajad Brima Yoga memimpin langsung upacara pemberangkatan jenazah almarhum Jenderal TNI (Purn) Subagyo Hadi Siswoyo dari rumah duka di Jalan I Dewa Nyoman Oka No. 30, Kotabaru, Yogyakarta, pada Selasa (20/10/2026).
Upacara militer ini digelar sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan tertinggi dari Tentara Nasional Indonesia (TNI) atas rekam jejak, jasa, serta pengabdian almarhum kepada bangsa dan negara sepanjang masa hidupnya.
Almarhum merupakan mantan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) ke-20 sekaligus mantan anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres).
Prosesi pelepasan jenazah yang berlangsung khidmat tersebut diikuti oleh sekitar 150 peserta, yang terdiri atas prajurit TNI, keluarga besar almarhum, serta masyarakat setempat. Turut hadir pula Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono beserta jajaran pejabat Kodam XXVI/Mataram dan Korem 072/Pamungkas.
Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono menjelaskan rangkaian pemberangkatan jenazah menuju Jakarta telah dipersiapkan secara matang, baik dari segi pengamanan jalur darat di Yogyakarta maupun armada penerbangan melalui udara.
Rombongan dari rumah duka diberangkatkan menuju Bandara Adisutjipto melalui jalur lintas tengah menggunakan pengawalan khusus.
“Untuk pagi ini rencana keberangkatan almarhum Bapak Jenderal TNI Purnawirawan Subagyo H.S. nanti akan diberangkatkan pukul 07.00 menuju Bandara Adi Sutjipto, Yogyakarta,” ujar Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono saat ditemui di lokasi, Selasa (20/10/2026).
Lebih lanjut, Yuniar menyampaikan pihak TNI Angkatan Udara telah menyiapkan armada penerbangan khusus untuk mengantar jenazah beserta rombongan keluarga menuju Ibu Kota dengan estimasi waktu tempuh sekitar satu jam sepuluh menit.
“Kemudian satu flight pesawat dari Angkatan Udara sudah kita persiapkan untuk membawa almarhum dan keluarga dengan perjalanan 1 jam 10 menit menuju ke Halim Perdanakusuma,” tambahnya.
Setibanya di Jakarta, jenazah almarhum dijadwalkan untuk disemayamkan terlebih dahulu guna memberikan kesempatan bagi kerabat, prajurit, dan masyarakat memberikan penghormatan terakhir di Markas Besar TNI Angkatan Darat (Mabesad).
“Sampai dengan Bandara Halim diperkirakan pukul 08.10, kemudian menuju ke Markas Besar TNI Angkatan Darat untuk dipersemayamkan,” jelas Yuniar merinci jadwal perjalanan.
“Setelah persemayaman dan dilaksanakan doa salat jenazah di Markas Besar Angkatan Darat, maka kurang lebih pukul 12.30 akan diberangkatkan menuju TMP Kalibata untuk pemakaman di sana, upacara secara militer,” sambungnya.
Prosesi pelepasan di rumah duka sendiri melibatkan empat peleton pasukan bersenjata, kelompok perwira menengah (Pamen), serta kelompok korsik yang menambah kekhidmatan suasana.
Setelah seluruh rangkaian upacara militer di Yogyakarta selesai, jenazah langsung diterbangkan ke Lanud Halim Perdanakusuma untuk kemudian dimakamkan secara militer di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMPNU) Kalibata, Jakarta Selatan.***

