Dua UMKM Bali Sabet Penghargaan Paramakarya Dari Presiden Jokowi

25 November 2015, 07:44 WIB
menaker paramakarya
Menaker Hanif menyerahkan piagam penghargaan Paramakarya 2015 kepada
Gubernur DIY, Gubernur Aceh dan sejumlah bupati wali kota mewakili
wilayahnya, di Istana Negara, Jakarta (foto:Setpres)

Kabarnusa.com – Dua perusahaan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Bali berhasil menyabet penghargaan produktivitas Paramakarya tahun 2015 yang diberikan langsung Presiden Joko Widodo.

Dua perusahaan UMKM itu adalah Kioski Gallery (Bali) untuk kategori perusahaan kecil dan PT Bali Tangi untuk perusahaan kelas menengah.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyerahkan penghargaan produktivitas Paramakarya tahun 2015 kepada 22 perusahaan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Istana Negara, Jakarta, Selasa (24/11/2015).

Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri, dalam laporannya menyebutkan 22 perusahaan yang meraih penghargaan memiliki produktivitas tinggi.

Selain itu, UMKM itu berkinerja yang baik, selalu memperbaiki kinerjanya kearah yang lebih baik sehingga siap berkompetensi dalam era globalisasi.

“Penghargaan Paramakarya ini diberikan kepada dunia usaha yang telah berhasil meningkatkan dan mempertahankan tingkat produktivitasnya minimal selama 3 tahun berturut-turut,” kata Menaker Hanif dilansir laman setkab.go.id

Tercatat 22 perusahaan UMKM  yang meraih penghargaan terdiri dari  dari 11 perusahaan skala kecil dan 11 perusahaan skala menengah yang berasal dari berbagai wilayah Indonesia.

Adapun sebelas perusahaan kecil yang mendapat penghargaan adalah UD Ulle Karang (Aceh), Serba Susu (Jawa Barat), Kokoci (Sumatra Barat), Dalang Collection (Riau),Pia Saronde (Gorontalo), Kioski Gallery (Bali), UD Kreasi Lutvi (Sumatra Utara), CV Deschino Sport (Jakarta), PT Batik Banten Mukamas (Banten), UD Pelangi Indonesia (Jawa Timur), dan Lestari Indah (Kalimantan Tengah).

Sedangkan 11 perusahaan menengah yang mendapat penghargaan adalah PT Mega Global Food Industry (Jawa Timur), CV Volva Indonesia (DIY), PT Dimembe Nyiur Agripo (Sulawesi Utara), PT Bali Tangi (Bali), PT Allusan Batik (DIY), PT Lambang Jaya (Lampung), CV Batik Semarang 16 (Jawa Tengah), CV Tria Rumah Busana (Sumatra Selatan), PT Busur Inti Indo Panah (Sumatra Utara), Tenun Siak Wan Fitri (Riau), dan PR Kharisma Rotan Mandiri (Jawa Tengah).

Kata Hanif. pemerintah memberikan penghargaan kepada dunia usaha untuk memacu mereka agar tetap mempertahankan tingkat produktivitas yang telah dicapai, dan kemudian terus ditingkatkan melalui penerapan alat, teknik dan metode peningkatan produktivitas. (ari)

Artikel Lainnya

Terkini