Kulon Progo – Kabar duka menyelimuti Dusun Ledok, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, atas gugurnya Praka Farizal Rhomadhon, prajurit muda TNI berusia 28 tahun yang menjadi korban serangan Israel di Lebanon.
Foto-foto almarhum ramai beredar di media sosial, termasuk yang diunggah oleh ustaz Hilmi Firdausi.
Menurut keterangan Dukuh setempat, Wakhidi, Farizal dikenal sebagai sosok yang sopan dan baik hati.
Sejak kecil hingga menamatkan SMA, ia tumbuh dan tinggal di Dusun Ledok, RT 17.
“Sepertinya baik orang itu. Tidak pernah nakal, baik-baik saja di rumah,” ujar Wakhidi saat ditemui di rumah duka, Senin (30/3).
Farizal juga aktif dalam kegiatan sosial, termasuk karang taruna di dusun sejak tahun 2017.
Meski tidak selalu pulang setiap tahun, ia sempat kembali ke kampung halaman pada Idulfitri tahun lalu.
Ia berasal dari keluarga kecil dengan satu saudara, dan diketahui ada anggota keluarga lain yang bertugas di Marinir.
Kabar gugurnya Farizal diterima warga melalui aparat setempat.
Wakhidi menjelaskan, informasi awal menyebutkan empat prajurit TNI terkena serangan rudal, dua di antaranya meninggal dunia, termasuk Farizal, sementara dua lainnya kritis.
Jenazah Farizal rencananya akan dimakamkan di kampung halamannya, di pemakaman umum Dusun Ledok. Namun hingga berita ini diturunkan, waktu ketibaan jenazah belum dapat dipastikan.
Selain menewaskan Farizal, serangan tersebut juga melukai tiga prajurit TNI lainnya, termasuk satu yang mengalami luka parah. Duka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan masyarakat Kulon Progo yang mengenang Farizal sebagai sosok muda penuh pengabdian.***

