Dukung Musisi Lokal, Sherry Ibrahim Syuting Video Klip di Bali

3 November 2015, 07:09 WIB

Kabarnusa.com – Musisi muda Bali Gusti Nyoman Arya Yudhistira menggandeng artis sinetron top Malaysia Sherry Ibraham untuk single lagu berjudul terbunuhnya waktu. Pengambilan video klip lagu tersebut di sebuah tempat yang cukup menawan, di Kabupaten Buleleng, Bali.

Arya pemuda kelahiran Palu namun tumbuh dan besar di Pulau Dewata itu, tidak hanya pandai mencipta lagu namun juga memiliki talenta suara merdu, sebagai penyanyi bergenre hip hop.

Tidak hanya itu, model top Bali itu juga memiliki kemampuan mengaransemen musik sendiri.

“Biasanya, tema-tema cinta berirama hip hop, banyak digemari, kali ini, lagu saya diciptakan mas Yovie Widianto,” katanya di sela pertemuannya dengan novelis “Romantika Sang Jenderal” Lusiano Sanato di Restoran Sushi Tei, Kuta,Senin (2/11/2015).

 

Diungkapan pria berpostur tinggi itu, untuk penggarapan video klip lagu dengan model pesinetron papan atas Malaysia, Sherry Ibrahim, mengambil sebuah galeri di Ponjok Batu, Buleleng.

“Baru saja, selesai pembuatan video klipnya, rencana dua minggu lagi, tinggal launching,” imbuh pria kelahiran 11 Maret 1990 ini.

Dalam lagu yang semua composing, dikerjakan sendiri di bawah bendera ‘Astungkara Gita Buana’ Production House (PH), berkisah tentang seorang pria yang memiliki kekasih namun menjalin hubungan dengan wanita lain.

“Pada akhirnya, kedua wanita itu pergi meninggalkan pria itu, dia kemudian menyesali diri, menghabiskan waktu di tempat galeri lukisan,” tutur alumnus Singapura Management university dengan konsentrasi disiplin ilmu Marketing Communication.

Arya, sapaannya, sengaja menggandeng Sherry Ibrahim, artis top Negeri Jiran itu, karena karakternya pas dan mewakili sosok wanita yang digambarkan dalam video klip tersebut.

Sherry yang sinetron-sintronya banyak ditayangkan di televisi Malaysia seperti TV3, itu mengaku senang bekerjasama dengan Arya. Apalagi, lokasi pengambilan video klipnya di Bali yang merupakan tempat cukup indah.

“Saya baru dua kali ke Bali, indah sekali, saya ingin kembali lagi mungkin akhir tahun nanti,” kata wanita berkulit bersih itu.

Untuk tata rias selama syuting, Arya mempercayakan Achin chistova, yang kerap dipercaya sebagai make up artis-artis top Indonesia.

Kahadiran Arya yang turut memberi warna dalam blantika musik nasional itu mendapat dukungan penuh penulis novel Romantika Sang Jenderl Lusiana, yang berkesempatan bincang-bincang ringan dengan Sherry.

“Suara vokalnya cukup bagus, Arya memiliki warna vokal sendiri. Apalagi, kehadiran artis terkenal asal Malaysia itu, menjadi kekuatan dalam video klip lagu itu,” terang pengusaha sukses asal Lampung itu.

Bagi, Lusiana, cukup banyak potensi anak-anak muda di Bali di bidang musik yang perlu terus digali dan ditampilkan. Kemampuan, artis atau musisi muda Bali, tidak kalah bersaing dengan musisi nasional di Jakarta.

Untuk itu, Lusiana terus mendorong tumbuhnya industri musik dan mendukung kiprah musisi muda di Balim sehingga bisa turut meramaikan blantika musik di Tanah Air. (rhm)

Artikel Lainnya

Terkini