​Dukung Self-Care AMRun 2026, Gubernur Koster Ajak Masyarakat Bali Cegah Resistensi Antimikroba

5 November 2026, 14:06 WIB

Denpasar – Gubernur Bali Wayan Koster menerima audiensi dari jajaran Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Denpasar yang dipimpin oleh Kepala BBPOM di Denpasar, I Gusti Ngurah Bagus Kusuma Dewa, di Rumah Jabatan Jayasabha, Denpasar, Minggu (25/10/2026) malam.

Pertemuan tersebut membahas dukungan Pemerintah Provinsi Bali terhadap peningkatan edukasi penggunaan obat secara bertanggung jawab serta langkah pencegahan resistensi antimikroba melalui penyelenggaraan Self-Care AMRun 2026.

Dalam audiensi tersebut, I Gusti Ngurah Bagus Kusuma Dewa menyampaikan undangan langsung dari Kepala BPOM RI kepada Gubernur Koster untuk menghadiri ajang edukasi kesehatan masyarakat tersebut.

“Kegiatan Self-Care AMRun 2026 diselenggarakan dalam rangka menyambut Pekan Kesadaran Resistensi Antimikroba Sedunia (World AMR Awareness Week/WAAW). Acara yang dijadwalkan berlangsung pada 1 November 2026 di Pantai Mertasari, Sanur, ini mengombinasikan fun run 5K dengan edukasi interaktif mengenai penggunaan obat yang tepat dan bijak,” ujar Bagus Kusuma Dewa.

Gubernur Koster menyambut baik rencana kegiatan tersebut dan menegaskan pentingnya sinergi yang terus diperkuat antara Pemprov Bali dan BPOM dalam melindungi kesehatan masyarakat.

“Pemerintah Provinsi Bali sangat mendukung agenda edukasi ini. Melalui Self-Care AMRun 2026, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya penggunaan antimikroba secara bijak guna mencegah risiko resistensi yang membahayakan kesehatan jangka panjang,” tutur Koster.

Selain berfokus pada isu kesehatan publik, Gubernur Koster juga menggarisbawahi pentingnya kelanjutan kolaborasi strategis antara Pemprov Bali dan BPOM dalam mengawal serta meningkatkan daya saing produk lokal Bali.

Pendampingan pemenuhan standar keamanan dan kualitas oleh BPOM terbukti efektif memfasilitasi para pelaku usaha daerah.

“Kami berharap BPOM terus memberikan pendampingan dan pengawasan sesuai kewenangannya. Salah satu produk unggulan yang terus kita dorong adalah Arak Bali agar mutu, keamanan, dan standar ketentuannya terjaga sehingga mampu bersaing ketat hingga ke pasar internasional,” pungkas Wayan Koster.

Kerja sama berkelanjutan ini diharapkan menciptakan masyarakat yang tanggap dan bijak dalam mengonsumsi obat-obatan, serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah berbasis produk lokal berkualifikasi standar keamanan tinggi.***

Berita Lainnya

Terkini