Festival Sinema Prancis Segera Hibur Warga Bali

27 November 2015, 08:50 WIB

Poster 151107%2BFSP

Kabarnusa.com – Warga khususnya pecinta film akan mendapat berbeda dengan digelarnya Festival Sinema Prancis 2015, Institut Prancis di Indonesia (Institut Français d’Indonésie).

Tahun ini, Festival Sinema Prancis akan merayakan ulang tahunnya ke-20 pada tanggal 3-6 Desember 2015 di 9 kota di Indonesia; Jakarta, Bandung, Denpasar, Malang, Surabaya, Yogyakarta, Medan, Makassar dan Balikpapan.

Konselor Kerjasama dan Kebudayaan Kedubes Prancis di Indonesia sekaligus Direktur Institut Francais Indonesia (IFI), Marc Piton mengatakan,

20 tahun Festival Sinema Prancis menjadi momen untuk melihat banyaknya perubahan yang menggembirakan.

“Dulu, tak hanya film Prancis yang terbatas aksesnya tetapi juga film Indonesia. Kini, lahir generasi baru di industri film Indonesia dimana semakin banyaknya produksi film Indonesia yang berkualitas, ” kata Atase Audiovisual Kedubes Prancis Marc Piton dalam siaran persnya diterima Kabarnusa.com,, Jumat (27/11/2015).

Perubahan ditandai makin beragamnya mitra kerja IFI dalam penyelenggaraan Festival Sinema Prancis.

Jumlah ko-produksi film Indonesia-Prancis yang bertambah dan semakin banyak pula film Indonesia yang mengambil tempat syuting di Prancis”.

Piton yang sempat menjabat sebagai Atase Audiovisual Kedubes Prancis di Jakarta pada tahun 1999-2003 menambahkan, tahun 2015 adalah awal baru dari 20 tahun yang akan datang.

Cakupan kerjasama dan bentuk kemitraan Indonesia-Prancis dalam bidang sinema akan semakin luas dan intens.

Perayaan 20 tahun turut dimeriahkan dengan dipilihnya dua orang Duta Festival Sinema Prancis 2015; Garin Nugroho dan Tara Basro.

Garin Nugroho sudah menjadi penghubung industri film Indonesia dan Prancis sejak filmnya Daun Di Atas Bantal terpilih untuk kategori Un Certain Regard di Festival Fim Cannes 1998.

Tahun ini, festival film yang ia rintis,Jogja-Netpac Asian Film Festival berkolaborasi dengan Festival Sinema Prancis 2015 dalam memutar film-film Prancis berkualitas dan sesi diskusi Promosi dan Strategi Festival di IFI Yogyakarta pada 4 Desember.

Sejulah pembicara hadir seperti Isabelle Glachant (Perwakilan Unifrance), Kamila Andini (sutradara), Nan Achnas (sutradara dan produser) dan Christine Hakim (aktris senior Indonesia yang pernah menjadi anggota juri Cannes International Film Festival).

Sudah selayaknya sinema Prancis menjadi bagian dari budaya tontonan pecinta film Indonesia,” ujar Garin Nugroho atas terpilihnya sebagai Duta Festival Sinema Prancis 2015.

Sinema Prancis berperan penting dalam industri film dunia ketika konsep film sebagai tontonan publik diperkenalkan pertama kalinya di Paris. (gek)

Artikel Lainnya

Terkini