Demonstrasi Forum BEM DIY, Soroti Dari Kasus Kekerasan Aparat hingga Krisis Lingkungan

Koordinator Umum Forum BEM DIY Faturahman Djaguna, menegaskan aksi dipicu keresahan atas kasus kekerasan melibatkan aparat hingga korban jiwa

26 Februari 2026, 04:02 WIB

Yogyakarta – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Forum BEM DIY menggelar aksi unjuk rasa di pusat Kota Yogyakarta, Rabu (25/2/2026) petang.

Massa bergerak dari eks Parkir Abu Bakar Ali, menyusuri Jalan Malioboro, berorasi di depan Gedung DPRD DIY, dan mengakhiri aksi di Titik Nol Kilometer Yogyakarta.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyampaikan berbagai tuntutan terkait isu nasional maupun daerah.

Koordinator Umum Forum BEM DIY, Faturahman Djaguna, menegaskan aksi dipicu keresahan atas kasus kekerasan yang melibatkan aparat penegak hukum hingga menimbulkan korban jiwa.

Ia menilai peristiwa itu mencerminkan persoalan struktural yang berulang dan mendesak adanya reformasi menyeluruh di tubuh kepolisian.

Selain menyoroti kasus kekerasan, massa juga menyampaikan penolakan terhadap wacana Undang-Undang Disinformasi yang dinilai berpotensi mengancam kebebasan berekspresi.

Mereka khawatir regulasi tersebut dapat digunakan untuk membungkam kritik publik.

Isu lain yang turut diangkat antara lain keterlibatan perusahaan geothermal dengan kepentingan asing, perlindungan masyarakat adat melalui pengesahan RUU Masyarakat Hukum Adat, serta persoalan lingkungan di DIY.

Forum BEM DIY merumuskan sepuluh tuntutan, di antaranya reformasi total Polri, penghentian impunitas, pencabutan izin PT Ormat Geothermal, pengesahan UU Masyarakat Hukum Adat, penolakan Program MBG.

Selain itu, transparansi Koperasi Merah Putih, penolakan keterlibatan TNI dalam urusan sipil, pendidikan dan kesehatan gratis, penolakan UU Disinformasi, serta penyelesaian krisis sampah dan tambang ilegal.

Dalam pernyataan sikap, massa juga menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Aryanto Tawakal yang disebut sebagai korban kekerasan aparat.

Mereka menyebut peristiwa tersebut sebagai luka kolektif bagi publik.

Aksi berlangsung dengan pengawalan kepolisian dan berakhir kondusif pada malam hari di kawasan Titik Nol Kilometer Yogyakarta.***

Berita Lainnya

Terkini