Gas Pol! Mario Aji dan Veda Ega Resmi Mulai Petualangan Grand Prix 2026 dari Spanyol”

Dua pebalap muda lulusan Astra Honda Racing School (AHRS), Mario Suryo Aji dan Veda Ega Pratama, siap Bertolak ke Moto Grand Prix (GP) 2026,

17 Januari 2026, 09:59 WIB

Jakarta– Bendera Merah Putih bersiap berkibar lebih tinggi di kancah balap motor paling bergengsi sejagat. Menyongsong musim balap Moto Grand Prix (GP) 2026, dua talenta emas Indonesia lulusan Astra Honda Racing School (AHRS), Mario Suryo Aji dan Veda Ega Pratama, resmi bertolak menuju Barcelona, Spanyol.

Keduanya akan segera melebur ke dalam dapur pacu Honda Team Asia, bersinergi dengan mekanik dan kru teknis kelas dunia untuk menaklukkan aspal sirkuit-sirkuit legendaris musim ini.

Sorotan tajam tertuju pada Veda Ega Pratama. Bocah ajaib asal Gunung Kidul ini akan menjalani debut perdananya di kelas GP Moto3.

Berbekal status runner-up Red Bull MotoGP Rookies Cup (RBRC) 2025, Veda melompat ke jenjang Grand Prix di usia yang sangat muda, membuktikan bahwa bakat Indonesia mampu berbicara di level elit.

“Saya siap menghadapi musim Moto3 dengan dukungan tim terbaik. Saya yakin bisa beradaptasi cepat dan tampil kompetitif. Semoga perjuangan ini menjadi api semangat bagi anak muda Indonesia untuk berani bermimpi setinggi langit,” tegas Veda penuh optimisme.

Di Moto3 nanti, Veda akan bahu-membahu bersama rekan setimnya asal Jepang, Zen Mitani, membawa ambisi besar Asia ke podium dunia.

Sementara itu, “Super Mario” Suryo Aji siap memasuki musim kelimanya di ajang Grand Prix. Bertarung di kelas GP Moto2, pebalap asal Magetan ini telah menjelma menjadi sosok veteran muda yang sarat pengalaman.

Selama jeda musim, Mario tak mengendurkan latihan, terus mengasah fisik dan stamina bersama para pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM).

“Kesempatan musim ini tidak akan saya sia-siakan. Saya terus berupaya meraih hasil terbaik di level manapun,” ujar pebalap yang tahun lalu sukses menembus posisi sembilan besar di GP Amerika Serikat ini.

Kesuksesan Mario dan Veda adalah buah manis dari pembinaan berjenjang yang dilakukan AHM melalui Astra Honda Racing School (AHRS). Sejak 2010, AHRS telah melahirkan lebih dari 150 pebalap yang tidak hanya jago di lintasan, tapi juga matang secara manajerial dan komunikasi.

Di AHRS, para pebalap ditempa dengan motor berspesifikasi balap murni seperti NSF100 dan NSF250R, serta diasuh langsung oleh instruktur nasional terbaik.

Pintu menuju jenjang dunia kembali dibuka. AHRS 2026 kini mencari bakat-bakat baru (usia 11-14 tahun). Pendaftaran telah dibuka sejak 9 Januari hingga 5 Februari 2026. Ini adalah kesempatan emas bagi siapapun yang ingin mengikuti jejak Mario dan Veda. ***

Berita Lainnya

Terkini