Geger Penemuan Bayi di Kalasan Sleman, Polisi Sisir CCTV dan Kejar Pelaku Penelantaran

Kasihumas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro, mengonfirmasi kejadian penemuan bayi dan Polsek Kalasan cepat mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan olah TKP dan pemeriksaan saksi.

29 September 2026, 09:44 WIB

Sleman – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Sleman tengah memburu pelaku pembuangan bayi perempuan yang ditemukan di teras rumah warga Dusun Somosari, Ngrangsan RT 07/RW 04, Selomartani, Kalasan, Sleman, pada Minggu (27/9/2026) siang.

Itu Bayi berparas mungil tersebut pertama kali ditemukan tergeletak di atas kursi depan rumah warga dalam kondisi hidup.

Peristiwa ini bermula ketika seorang saksi berinisial I (61) mendengar suara tangisan bayi sekitar pukul 13.00 WIB. Semula, saksi mengira suara tersebut berasal dari anak tetangga sekitar. Namun, karena tangisan tak kunjung berhenti hingga pukul 13.30 WIB, saksi yang merasa curiga lantas keluar rumah untuk mencari sumber suara dan terkejut mendapati seorang bayi perempuan di atas kursi.

Saksi kemudian meminta bantuan warga lain berinisial A (48) untuk mengevakuasi bayi malang tersebut ke Puskesmas Kalasan guna mendapatkan pemeriksaan medis awal.

Kasihumas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro, mengonfirmasi kejadian penemuan bayi tersebut. Jajaran Polsek Kalasan langsung bergerak cepat mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan olah TKP dan pemeriksaan saksi.

“Petugas sudah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP serta meminta keterangan dari para saksi di lapangan,” ujar Iptu Argo saat dikonfirmasi, Senin (28/9/2026).

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis awal, bayi perempuan itu diperkirakan baru berusia sekitar 5 hari dengan panjang badan 48 sentimeter dan berat badan 2,95 kilogram. Mengingat kondisinya, bayi tersebut kemudian dirujuk ke RS Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan intensif lebih lanjut.

Saat ini, kepolisian masih fokus melakukan penyelidikan mendalam guna mengidentifikasi dan menangkap pelaku yang tega menelantarkan bayi tersebut.

Pihaknya masih melakukan penyelidikan, termasuk menyisir dan mengecek rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian, serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi guna mengetahui siapa yang menempatkan bayi tersebut di lokasi.

Polisi juga mengimbau masyarakat agar aktif berpartisipasi memberikan informasi apabila mengetahui hal-hal mencurigakan terkait orang tua bayi tersebut.

Ia mengimbau kepada masyarakat yang mengetahui informasi sekecil apa pun terkait kejadian ini agar segera melaporkannya kepada kepolisian terdekat.

“Kami juga meminta masyarakat untuk tidak menyebarluaskan identitas maupun informasi yang belum terverifikasi dan menyerahkan sepenuhnya proses penanganan kasus ini kepada kepolisian,” pungkasnya. ***

 

Berita Lainnya

Terkini