Giriasa Siap Gratiskan Tarif Pelayanan Publik di Badung

26 Oktober 2015, 23:00 WIB

Giriasa

Kabarnusa.com – Pelayanan publik yang prima menjadi cita-cita pasangan calon Bupati Badung Nyoman Giri Prasta dan Wakil Bupati Ketut Suiasa (Giriasa) sampai-sampai pasangan nomo urut 1 ini siap menggratiskan tarif  untuk layanan dasar bagi masyarakat.

Selama ini, masyarakat masih mengeluhkan tingginya tarif pelayanan publik di Badung.
Atas keluhan itu dan bukti komitmen pasangan nomor urut 1

Karenanya, pasangan nomor urut 1 itu, siap akan menggratiskan biaya dan tarif.

Tentunya, dengan catatan, layanan tersebut menyangkut hal-hal hak dasar masyarakat sebagai warga negara.

“Apabila layanan bersifat konsumtif, tentu tidak akan digratiskan, akan ditimbang sesuai ukuran agar bisa diterima dan mampu oleh masyarakat,” tandas Giri Prasta di Kantor Ombudsman Perwakilan Bali Senin (26/10/2015).

Ditegaskan, pasangan yang diusung PDIP dan didukung Partai Golkar itu berkomitmen memperbaiki dan meningkatkan kualitas pelayanan publik yang ada di Kabupaten Badung.

Menurutnya, pelayanan di Badung tergolong kurang, karena masih banyak yang belum tertangani khususnya mengenai pengaduan.

Hal sama disampaikan calon Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa, bahwa  berdasarkan Undang-Undang tempat pengaduan bagi pelayanan publik ada dua yakni internal dan eksternal.

Internal dimaksud pengaduan langsung kepada Kepala Lembaga/Instansi terkait/SKPD, dan juga Bupati/Kepala Daerah.

Sementara eksternal yakni melalui Lembaga Pengawasan seperti Ombudsman dan DPRD.

Untuk itu, Pasangan Giriasa berkomitmen membuat beberapa subtansi untuk meningkatkan pelayanan publik secara prima.

Hal ini dilakukan untuk meminimalkan persoalan-persoalan yang selama ini dipandang oleh masyarakat belum optimal.

Pertama, meningkatkan standar pelayanan. Artinya, dengan peningkatan standar pelayanan maka akan tercipta suatu layanan yang pasti, cepat, tepat, dan akurat.

Kedua, persyaratan harus lebih disederhanakan dan dipersingkat. Namun, tetap pada koridor yang berlaku.

Ketiga, mengingat biaya dan tarif yang hingga saat ini masih belum transparan dan akuntanbel.
Selain itu, persoalan biaya dan tarif masih dikeluhkan oleh masyarakat.

Keempat, dari sisi pengaduan. Pasangan Giriasa akan memberikan perhatian khusus, sebab masyarakat harus mendapatkan hak pelayanan publik yang baik dan prima.

Jadi, Pasangan Giriasa akan melakukan pengelolaan pengaduan agar masyarakat bisa memberikan tingkat kepercayaan yang tinggi kepada pemerintah.

Jika terpilih nanti, akan membuat satu unit pelayanan pengaduan terhadap pelayanan publik bagi masyarakat. (kto)

Artikel Lainnya

Terkini