Gubernur Bali dan NTT Sepakat Perkuat Peran Pemerintah: Mendata, Membina, dan Edukasi Warga Sebelum Migrasi

31 Januari 2026, 19:56 WIB

 

Labuan Bajo. Demi menjaga harmoni kehidupan antarwarga, Gubernur Bali Wayan Koster bersama Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Melki Laka Lena menandatangani komitmen bersama di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Rabu (28/1/2026).

Kesepakatan ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat persaudaraan Bali–NTT, dengan tekad mewujudkan kehidupan masyarakat yang rukun, damai, dan menjunjung tinggi nilai kebangsaan.

Dalam dokumen komitmen tersebut, terdapat lima poin utama yang menjadi landasan kerja sama:

– Pembinaan dan Pembekalan Warga (Pre-Migration).

Pemerintah daerah asal akan memperkuat peran dalam memberikan edukasi dan pembekalan bagi warganya sebelum bermigrasi.

Warga dibekali pengetahuan tentang adat istiadat, etika sosial, serta norma hukum di daerah tujuan. Proses perpindahan juga akan didukung pencatatan administratif yang tertib demi perlindungan sosial.

– Penguatan Komunikasi Budaya dan Ruang Dialog

Bali dan NTT bersepakat membangun ruang dialog inklusif untuk menjembatani perbedaan budaya. Mekanisme mediasi yang melibatkan tokoh adat dan komunitas akan dikedepankan agar kohesi sosial tetap terjaga.

– Penegakan Hukum Tegas dan Proporsional

Kedua gubernur menegaskan komitmen penegakan hukum yang adil dan tanpa pandang bulu terhadap oknum pelanggar. Penindakan dilakukan secara proporsional, tanpa stigma negatif terhadap kelompok etnis tertentu.

– Perlindungan Hak dan Kesetaraan Warga

Komitmen ini menjamin hak setiap warga untuk memperoleh hunian layak dan pekerjaan sesuai semangat Bhinneka Tunggal Ika. Kebijakan inklusif akan didorong guna mencegah diskriminasi antarwilayah.

– Sinergi Strategis dan Narasi Positif

Pemerintah Bali dan NTT akan menginisiasi kampanye publik bersama untuk menyebarkan narasi positif, menegaskan kontribusi timbal balik antarwarga, serta memperkuat rasa aman dan martabat dalam bingkai NKRI.

Kesepakatan ini bukan sekadar dokumen, melainkan wujud nyata kehadiran pemerintah daerah dalam merawat persaudaraan.

Dengan langkah strategis tersebut, Bali dan NTT berkomitmen menciptakan ruang hidup yang damai, adil, dan bermartabatbagi seluruh warga.***

 

Berita Lainnya

Terkini