Gubernur Koster Ingin Membangun Infrastruktur yang Menghasilkan

1 Desember 2020, 10:37 WIB
gub bahas rapbd dengan dewan nov 2020
Gubernur Bali I Wayan Koster/ist

Denpasar – Gubernur Bali I Wayan Koster menegaskan pembangunan
infrastruktur sangatlah penting mamun lebih baik lagi jika infrastruktur yang
dibangun bisa menghasilkan.

Selain terkait pendapatan daerah, Gubernur Koster juga menyinggung soal
belanja daerah untuk program baru bersifat khusus saat Rapat Paripurna DPRD
Bali, Senin (30/11/2020).

Yakni, pembangunan Kawasan Pusat Kebudayaan di Desa Gunaksa, Kabupaten
Klungkung yang dinilai dapat mewujudkan rencana peningkatan pendapatan daerah
Bali.

“Ini rencana yang sangat bagus, karena memanfaatkan lahan mati yang luasnya
sekitar 318 hektar. Seperti kita ketahui, di sana sejak Gunung Agung meletus
tahun !963, menjadi hamparan datar galian C,” tuturnya.

Sekarang pasirnya sudah habis, sehingga lahannya tidak produktif lagi dan
tidak bisa diapakan lagi. Sehingga kita manfaatkan untuk hal sangat produktif
dan bisa menjadi legasi kita bersama, yaitu menjadikan kawasan Pusat
Kebudayaan Bali.

“Banyak investor ingin membangun di sana, tetapi saya memilih pemerintah
provinsi yang mengelola lahan yang begitu luas di tempat sangat strategis guna
meningkatkan pendapatan daerah,” jelasnya.

Ditegaskan, membangun infrastruktur sangat penting, lebih bagus lagi kalau
membangun infrastruktur yang menghasilkan. Sekarang kita bangun ini 2-3 tahun
sudah menghasilkan. Dan dari pendapatan itu nanti bisa kembangkan untuk
pembangunan lainnya,” imbuh Gubernur Koster.

Dukungan penetapan Ranperda APBD Semesta Berencana Provinsi Bali Tahun
Anggaran 2021 menjadi Perda dibacakan oleh Koordinator Pembahasan Raperda APBD
Semesta Berencana Tahun Anggaran 2021 Gede Kusuma Putra, yang merupakan hasil
dari pendapat akhir dan rekomendasi seluruh anggota DPRD Provinsi Bali.

Adapun yang mendasari pendapat akhir terhadap Raperda tersebut, di antaranya
bahwa kebijakan memperkuat dan melestarikan adat dan budaya masyarakat Bali.

Jumlah desa adat di Bali sebanyak 1.493 sesuai Perda No. 4 Tahun 2019, dengan
langkah-langkah strategis melalui peningkatan anggaran, kualitas program dan
dukungan regulasi sudah sangat tepat, namun demikian dukungan untuk
meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang adil dan merata perlu terus
ditingkatkan melalui program pembangunan ekonomi di berbagai sektor terutama
di sektor primer dan sekunder.

Dewan mendukung upaya saudara Gubernur dalam rencana Pembangunan Pusat
Kebudayaan di Desa Gunaksa, Kabupaten Klungkung yang sudah tentu didahului
dengan berbagai pertimbangan dan kajian mendasar.

“Diantaranya menjadikan tanah-tanah terlantar menjadi produktif, mendukung
pembangunan sektor pariwisata, sekaligus membuat keseimbangan pembangunan
serta adanya penyerapan tenaga kerja lebih dari 12 ribu orang,’ ujar Kusuma.
(rhm)

Artikel Lainnya

Terkini