Hadiri Upacara Sapu Leger, Rai Mantra Ajak Hilangkan Sifat Buruk Manusia

25 Februari 2018, 07:45 WIB

rai%2Bmantra%2Bhadiri%2Bsapu%2Bleger

GIANYAR – Calon Gubernur Bali nomor urut 2, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra menyapa ribuan warga yang mengikuti upacara Sapu Leger di Taman Prakerti Buana, Kelurahan Beng, Gianyar, Sabtu (24/2/2018).

Kehadiran Rai Mantra disambut antusias warga. Banyak di antaranya mengajak foto bersama dan bersalaman dengan putra dari mantan Gubernur Bali Profesor Ida Bagus Mantra tersebut.

Sejumlah tokoh juga tampak menyambut kehadiran Rai Mantra seperti Bendesa Desa Adat Beng Ida Bagus Aji Bawa, calon Wakil Bupati Gianyar Pande Istri Maharani serta Ketua Relawan Mantra–Kerta Gianyar Ida Bagus Gaga Adi Saputra alias Gus Gaga.

Karena dalam suasana upacara, Rai Mantra tidak berkampanye. Dia mengajak warga yang hadir untuk memaknai hari Sapu Leger. Rai Mantra mengatakan Sapu Leger bermakna pembersihan dari unsur-unsur kotor dalam diri.

“Sapu Leger dimaknai membersihkan diri dari kekotoran yang dibawa sejak lahir,” kata Rai Mantra. Dalam kesempatan ini Rai Mantra mengingatkan sifat-sifat negatif yang mengotori diri manusia. Antara lain serakah, tamak, egois dan rakus. Sifat-sifat buruk ini seringkali mempengaruhi diri manusia dalam hubungan dengan sesama.

Melalui upacara Sapu Leger ini seluruh sifat-sifat buruk tersebut dibersihkan. “Semasa belum bisa kendalikan diri sendiri baik ucapan maupun perbuatan maka sarana untuk membersihkan adalah dengan Sapu Leger,” kata Rai Mantra.

Sementara itu Gus Gaga dalam kesempatan tersebut mengatakan warga Bali berharap bisa dipimpin figur seperti Rai Mantra. Dalam diri Rai Mantra melekat karakter kepemimpinan yang positif. “Rai Mantra sosok jujur, berprestasi dan sangat mengerti budaya Bali,” kata Gaga. (tim)

Artikel Lainnya

Terkini