Hendak Berlayar ke Australia, Basarnas Bali Evakuasi Kapten Kapal Berbendera Liberia

14 Oktober 2020, 00:00 WIB

KN SAR Arjuna 229 dikerahkan untuk mengevakuasi Kapten kapal STAR GINA 2
GR/foto:Basarnas Bali

Denpasar – KN SAR Arjuna 229 dikerahkan untuk mengevakuasi kapten kapal
STAR GINA 2 GR yang memerlukaan bantuan medis saat hendak berlayar ke
Australia, Selasa (13/10/2020).

Kapal berbendera Liberia tersebut bertolak dari Manila hendak menuju Port
Hedland (Aus).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali) Gede Darmada
menuturkan permintaan medical evacuation diterima dari Ketut Rujaya, VTS Benoa
sekitar pukul 11.30 Wita.

Kapten kapal dengan identitas atas nama Geneper Oledan (50) mengalami sakit
perut dan muntah-muntah. “Rekomendasi dari tim medis di kapal, ia harus
dirujuk ke rumah sakit terdekat agar segera ditangani lebih lanjut,” ungkap
Darmada dalam keteranganya.

Dalam keterangannya, perkiraan titik penjemputan berada di Selat Badung, pada
koordinat 08°46’58,22″S – 115°16’42,57″E. KN SAR Arjuna 229 telah lepas sandar
pukul 14.40 Wita.

Jarak dari Pelabuhan Benoa hingga ke posisi yang disepakati yakni kurang lebih
28,8 Nm, dengan heading 111˚.

Sementara itu koordinasi terus dilakukan dengan VTS Benoa, Lanal Benoa, KSOP,
Satgas Gugus Covid, KKP Denpasar, Imigrasi Denpasar, agen kapal Tama Samudera
dan ABK kapal STAR GINA 2 GR.

Ketersediaan Ambulance juga telah dikondisikan dengan BPBD Provinsi Bali.
(rhm)

Artikel Lainnya

Terkini