Hindari Jajan, Siswa SD di Denpasar Diguyur Jajanan Sehat

24 April 2014, 16:44 WIB
Walikota+Denpasar+IB+Rai+Mantra
Walikota Denpasar Rai Mantra kunjungi SD 4 Sumerta (foto:KabarNusa)

KabarNusa.com, Denpasar – Ratusan
siswa dua Sekolah Dasar di Denpasar, Bali diguyur berbagai tambahan
makanan yang sehat dan bergizi sebagai upaya untuk menghindari mereka
agar tidak jajan sembarangan di luar sekolah.

Upaya
untuk meningkatkan kualitas gizi pada anak-anak, diharapkan bisa
meningkatkan prestasi belajar siswa dan mengurangi konsumsi jajanan yang
tidak aman. Mereka mendapat jajanan tradisional yang sehat seperti sumping, tahu isi hingga kacang hijau.

“Untuk tahun ini menjangkau 500 siswa di 2 Sekolah Dasar dan selanjutnya dilakukan secara bergilir di setiap SD di Denpasar.

Ketua
Panitia kegiatan I Made Mertajaya, menuturkan, launching program
di SD 4 Sumerta, Denpasar, Rabu, (24/4/2014), nantinya diberikan tiga
kali dalam seminggu selama 9 bulan.

“Jadi, total diberikan sebanyak 108 kali dalam setahun,” sebutnya.

Kegiatan ini juga dirangkaikan pemberian obat cacing pada bulan April dan bulan Oktober 2014.

Sebagai langkah monitoring kegiatan, kepala sekolah wajib memberi laporan bulanan kepada Pemerintah Kota Denpasar.

Dalam
kesempatan itu, Walikota Denpasar Ida Bagus Rai Mantra menyatakan,
pemerintah kota memberikan perhatian khusus kepada peningkatan  gizi
anak-anak karena mereka merupakan generasi penerus bangsa.

Kata
dia, selain kecerdasannya, fisiknya pun harus mendapat asupan gizi yang
cukup,” tegasnya. Tanpa itu, sangat sulit diharapkan munculnya generasi
yang mampu menjawab tantangan jaman.

Dia berharap setelah usainya
program yang dibiayai dari APBD Denpasar itu, maka orang tua siswa
sudah menyadari perlunya pemberian makan tambahan dan mampu
memberikannya secara mandiri.

“Apalagi saat ini mulai terjadi
perubahan cuaca secara mendadak yang membuat tubuh manusia harus bisa
menyesuaikan diri dengan kondisi itu,” demikian Rai Mantra. (kto)

Artikel Lainnya

Terkini