Jakarta – Empat pebalap muda berbakat Indonesia binaan PT Astra Honda Motor (AHM) siap menghadapi putaran terakhir Idemitsu Moto4 Asia Cup (IM4AC) 2026 yang akan dilangsungkan di Lusail International Circuit, Qatar, pada 6–8 November 2026.
Berbekal pengalaman berharga serta tren positif dari seri sebelumnya di Sepang, Malaysia, para pebalap muda ini bertekad menutup musim kompetisi dengan performa terbaik dan membanggakan nama bangsa.
Pada seri penutup ini, Indonesia menurunkan empat wakil andalannya dengan nomor motor masing-masing, yakni 3 Bintang Pranata Sukma, 13 Muh Badly Ayatullah Massorong, 17 M. Maulana Malik Ibrahim, dan 22 Resky Yusuf Hermawan.
Sorotan utama tertuju kepada Bintang Pranata Sukma (3) yang memiliki peluang emas dalam perebutan gelar juara musim ini.
Setelah sukses meraih dua posisi runner-up pada seri Sepang, Bintang kini bertengger di posisi kedua klasemen sementara dengan perolehan 129 poin, terpaut 32 poin dari pemuncak klasemen.
Menghadapi dua balapan pemungkas di Qatar, ia menegaskan akan berjuang habis-habisan untuk mengejar ketertinggalan poin sekaligus membuktikan perkembangan performa yang signifikan di musim debutnya.
“Saya sangat siap menghadapi seri Qatar ini. Target saya masih sama seperti di Sepang, yaitu meraih posisi pertama di race. Terpaut poin yang cukup besar, saya akan tetap berjuang untuk merebut gelar juara di tahun pertama saya ini. Mohon dukungannya, Bismillah,” ujar Bintang Pranata Sukma saat diwawancarai jelang balapan.
Semangat serupa juga ditunjukkan oleh Muh Badly Ayatullah Massorong (13). Berbekal pengalaman balap tahun lalu di sirkuit yang sama, Badly bertekad untuk tampil lebih konsisten, menghindari kesalahan fatal, dan mengamankan posisi podium di seri penutup musim ini.
“Di seri Qatar ini saya akan mencoba lebih fokus. Saya punya kekuatan dan pengalaman dari tahun lalu di Qatar, sehingga akan berusaha tidak membuat kesalahan. Target saya di seri penutup ini adalah podium. Semoga bisa mewujudkannya,” ungkap Muh Badly.
Sementara itu, M. Maulana Malik Ibrahim (17) datang dengan motivasi tinggi setelah menunjukkan daya saing yang kompetitif di kelompok pebalap depan pada seri-seri sebelumnya. Ia berharap momentum tersebut dapat berbuah manis berupa raihan podium di Qatar.
“Beberapa kali bertarung di posisi podium membuat saya semakin bersemangat menghadapi seri Qatar ini. Semoga kali ini saya bisa mewujudkannya, tidak hanya bertarung di posisi podium, tetapi juga bisa berdiri di atasnya. Mohon dukungannya,” tutur Maulana Malik.
Adapun Resky Yusuf Hermawan (22) membawa ambisi besar untuk melanjutkan momentum positif usai sukses mencatatkan podium pada race kedua di Sepang. Hasil impresif tersebut dijadikan modal mental yang kuat oleh Resky untuk membidik garis finis terdepan.
“Berbekal podium di Sepang kemarin, target saya di seri ini adalah menang. Saya akan berusaha semaksimal mungkin karena ini merupakan seri terakhir tahun ini. Saya minta doanya semoga bisa mendapatkan hasil yang saya inginkan,” jelas Resky Yusuf.
Seri Qatar menjadi panggung pembuktian pamungkas bagi para pebalap muda Indonesia untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus menutup rangkaian kompetisi IM4AC 2026.***

