Badung – Pesisir Pantai Nyang-Nyang, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung mendadak gempar pada Sabtu (24/10/2026) sore. Sesosok jenazah perempuan tanpa identitas yang diduga kuat merupakan warga negara asing (WNA) ditemukan mengambang di tepi pantai oleh warga setempat.
Penemuan mayat tersebut pertama kali diketahui oleh seorang pemancing sekitar pukul 16.50 WITA.
Informasi tersebut kemudian dengan cepat diteruskan kepada Kelian Desa Pecatu, Resana, yang selanjutnya melaporkan kejadian ini ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar pada pukul 17.20 WITA untuk meminta bantuan evakuasi.
Menindaklanjuti laporan warga, Basarnas Denpasar langsung mengerahkan lima personel ke lokasi kejadian setelah berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas Pecatu, perangkat desa, serta tim medis.
Setibanya di Pantai Nyang-Nyang pada pukul 18.10 WITA, tim SAR gabungan langsung melakukan pembagian tugas untuk mengevakuasi jasad korban dari medan pantai.
Koordinator Lapangan Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Wahyu Sidiarta, mengonfirmasi korban diduga berstatus WNA jika dilihat dari ciri-ciri fisiknya. Proses pengangkatan jenazah dari pesisir pantai memakan waktu hingga dua jam akibat kondisi medan di lapangan.
“Kami melakukan proses evakuasi kurang lebih selama dua jam. Setelah berhasil dievakuasi pada pukul 19.30 WITA, jenazah langsung dibawa ke Rumah Sakit Sanglah menggunakan ambulans Yayasan Masjid Al-Fatah,” jelas Wahyu Sidiarta.
Hingga berita ini diturunkan, identitas lengkap korban serta penyebab pasti kematiannya masih belum diketahui. Penanganan dan penyelidikan lebih lanjut telah diserahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian dan Inafis Polda Bali.
Aksi evakuasi ini melibatkan kolaborasi lintas unsur SAR gabungan, mulai dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar, Polsek Kuta Selatan, Polair Kuta Selatan, Tim Inafis Polda Bali, Balawista Badung, perangkat Desa Pecatu, hingga masyarakat lokal setempat.***

