Kebakaran Hebat Saat Hujan Deras di Jembrana

14 Desember 2015, 18:19 WIB

Kabarnusa.com – Hujan deras mengguyur kota Negara, Jembrana, Bali. Namun tak disangka terjadi kebakaran hebat. Gudang sekaligus pengolahan kayu UD Suranadi, milik Gusti Ketut Suiarta (57), di Banjar Dangin Pangkung Jangu, Desa Pohsanten, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, ludes terbakar, Minggu (13/12;2015) tengah malam.

Amukan api, begitu cepat merembet seluruh isi termasuk bangunan berukuran 24 meter kali 9 meter itu, sehingga nyaris tidak ada satupun barang terselematkan.

Informasi dihimpun menyebutkan, kebakaran diketahui pertama kali oleh I Gusti Ketut Supriadi (16), anak pemilik gudang tersebut.

Saat itu, dilihatnya api sudah membesar dan langsung berteriak minta tolong kepada warga untuk membantu mnemadamkan api.

Sayangnya, usaha warga untuk memadamkan api dengan peralatan seadanya sia-sia. Api justru semakin membesar dan telah melalap isi gudang dan seluruh bangunan gudang.

Baru sekira 30 menit berselang, unit pemadam kebakaran Pemkab Jembrana tiba di lokasi kebakaran. Tidak tangung-tanggung, sebanyak lima unit pemadam kebakaran dikerahkan.

Meskipun telah mengerahkan lima unit mobil pemadam kebakaran, namun api baru bias dipadamkan sekitar lima jam, setalah bagunan dan isinya ludes terbakar.

“Saat kebakaran itu, saya tidak ada di rumah karena saya mengembalikan mobil yang saya pinjam kepada pemiliknya,” terang Suiarta, Senin (14/12/2015) pagi.

Dia baru mengetahui kalau gudang kayu miliknya terbakar setelah di telpon oleh salah seorang tetangganya.

“Saya perkirakan penyebab kebakaran tersebut karena konsleting listrik karena dua hari sebelum kejadian lampu tiba-tiba redup seperti konslet,” ujarnya.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden itu, namun kerugian ditaksir mencapai Rp 500 juta lebih. Selain 40 meter kubik kayu terbakar habis, bagunan gudang juga seluruhnya ludes terbakar.

“Kami mengalami kesulitan memadamkan api karena di gudang tersebut banyak kayu yang mudah terbakar termasuk banyak serbuk gergaji. Tapi kami telah berupaya maksimal agar api tidak merembet ke bagunan rumah,” terang Kasat Pol PP Pemkab Jembrana IGN Rai Budi. (dar)

Artikel Lainnya

Terkini