Kodam IX/Udayana Teguhkan Disiplin Prajurit Lewat Operasi Gaktib dan Yustisi

Panglima TNI turut mengapresiasi tren penurunan pelanggaran pada tahun 2025, namun mengingatkan agar seluruh jajaran tidak lengah.

21 Februari 2026, 10:32 WIB

Denpasar – Semangat penegakan disiplin dan hukum kembali bergema di Lapangan Makorem 163/Wira Satya, Denpasar.

Kodam IX/Udayana menggelar Upacara Gelar Pasukan Operasi Penegakan Ketertiban (Gaktib) dan Operasi Yustisi Polisi Militer TNI TA 2026, dipimpin langsung oleh Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Piek Budyakto, Jumat (20/2/2026).

Dengan mengusung tema “TNI Prima, Taat Hukum, Berdaulat, Indonesia Maju”, kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan pernyataan tegas bahwa prajurit TNI harus menjunjung tinggi hukum, menjaga kehormatan, dan memperkuat profesionalisme di tengah tantangan zaman.

Dalam amanat Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto yang dibacakan Pangdam, ditegaskan Operasi Gaktib dan Yustisi adalah langkah strategis untuk membangun budaya disiplin berkelanjutan.

“Operasi ini bukan hanya penindakan, tetapi juga pembinaan dan pencegahan agar pelanggaran hukum dapat diminimalisir,” tegasnya.

Panglima TNI turut mengapresiasi tren penurunan pelanggaran pada tahun 2025, namun mengingatkan agar seluruh jajaran tidak lengah. Konsistensi, sistematisasi, dan keberlanjutan pembinaan disiplin menjadi kunci menjaga integritas institusi.

Menjawab tantangan era digital, modernisasi sarana dan teknologi informasi diperintahkan untuk dioptimalkan.

Transparansi penanganan perkara dan pencegahan penyalahgunaan media sosial maupun kejahatan siber menjadi fokus utama.

“Tema ini adalah mandat bagi kami untuk terus berbenah. Prajurit Polisi Militer harus unggul secara intelektual, kokoh dalam ideologi, dan profesional dalam tugas. Sinergi dengan aparat penegak hukum lain juga wajib diperkuat demi tegaknya supremasi hukum,” ujar Panglima TNI.

Kapendam IX/Udayana, Kolonel Inf Widi Rahman, menambahkan operasi ini bukan sekadar penegakan hukum, melainkan instrumen pembinaan karakter prajurit.

“Kami ingin membangun budaya disiplin yang kuat, meningkatkan kesadaran hukum, dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap TNI sebagai garda terdepan penjaga kedaulatan negara,” ungkapnya.

Upacara ini turut dihadiri pejabat utama Kodam IX/Udayana, unsur Kepolisian Polda Bali, serta perwakilan instansi penegak hukum lainnya.

Dengan dimulainya Operasi Gaktib dan Yustisi TA 2026 secara serentak di seluruh wilayah Kodam IX/Udayana, komitmen menjaga disiplin, profesionalisme, dan kehormatan prajurit TNI kembali ditegaskan dengan lantang.***

Berita Lainnya

Terkini