Koster Apresiasi Langkah Kemenaker dalam Penanggulangan Percepatan Pemulihan Ekonomi di Bali

12 September 2020, 00:00 WIB

Koster didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja dan ESDM Provinsi Bali Ida
Bagus Ngurah Arda,menerima audensi dari Dirjen Pembinaan Pelatihan dan
Produktivitas Kementerian Ketenagakerjaan, bertempat di
Jayasabha-Denpasar, Jumat 11 September 2020/ist.

Denpasar – Gubernur Koster menyampaikan apresiasi serta mendukung
sejumlah langkah Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia dalam
penanggulangan percepatan pemulihan ekonomi di Bali.

Koster didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja dan ESDM Provinsi Bali Ida Bagus
Ngurah Arda,menerima audensi dari Dirjen Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas
Kementerian Ketenagakerjaan, bertempat di Jayasabha-Denpasar, Jumat 11
September 2020.

Dirjen Binalattas (Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas) Budi Hartawan
mengharapkan kehadiran Gubernur Bali sekaligus memberi sambutan selamat datang
kepada Menteri Ketenagakerjaan RI Ida Fauziah dan Menteri Koordinator Bidang
Perekonomian RI Airlangga Hartato, dalam acara Naker Tanggap Covid 2020 yang
telah dilaksanakan selama 4 hari, dari tanggal 10 sampai dengan 13 September
2020, di Bali Nusa Dua Convention Center.

Pada Naker Naker Tanggap Covid 2020 ini, terdap at tiga rangkaian kegiatan,
yakni expo atau pameran produk dari Tenaga Kerja Mandiri (TKM) binaan
Kemnaker, Bimbingan Teknis (Bimtek) lanjutan bagi Tenaga Kerja Mandiri dan
pemberian bantuan secara simbolis kepada Tenaga Kerja Mandiri berupa
pembangunan Balai Latihan Kerja Komunitas untuk 1.000 lembaga keagamaan dan
serikat pekerja.

Juga, pemberian bantuan program perluasan Kesempatan Kerja (PPKK) untuk
320.388 orang tenaga kerja ter-PHK, pemberian bantuan Rapid Test untuk 7.500
orang tenaga kerja, dan Swab Test untuk 1.300 orang tenaga kerja.

Ia menyampaikan bahwa peserta pameran dan yang mengikuti Bimtek berasal dari
wilayah Indonesia Timur mulai dari Jawa Timur, Bali, NTB dan NTT, untuk
selanjutnya akan digelar di Makassar, Kalimantan dan Sumatera hingga akhir
tahun 2020 ini.

“Dalam pelaksanaan acara ini protokol kesehatan sagat ketat diberlakukan, di
mana seluruh peserta yang datang akan dilakukan di hotel, seluruh peserta dan
panitia yang terlibat harus melakukan Swab Test dan akan melakukan karantina
di hotel sampai acara selesai,” ucapnya.

Menanggapi hal itu, Gubernur Koster menyampaikan apresiasi serta mendukung
sejumlah langkah Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia dalam
penanggulangan percepatan pemulihan ekonomi di Bali.

Sekaligus memperluas kesempatan kerja bagi tenaga kerja formal dan informal.
Gubernur Koster juga berharap dengan digelarnya kegiatan ini di Bali, dapat
saling mendorong perekonomian dan saling mendukung antar-Tenaga Kerja Mandiri.

Tampak hadir juga dalam audiensi tersebut, Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan
Casywiyono dan Kaset. Badan Nasional Sertifikasi Profesi Lembaga dan Pelatihan
Her Budoyo. (rhm)

Artikel Lainnya

Terkini