Kunjungan Menhan RI ke Yonif TP 888 Rembang: Perkuat Ketahanan Nasional dari Basis Teritorial

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin berharap Yonif TP 888/Satria Sejati bisa berkembang menjadi satuan teritorial solid, profesional, dekat rakyat.

18 Februari 2026, 15:58 WIB

Rembang – Menteri Pertahanan Republik Indonesia Jenderal TNI (HOR) Dr. Sjafrie Sjamsoeddin, M.B.A., melakukan kunjungan kerja ke Markas Batalyon Infanteri TP 888/Satria Sejati di Rembang, Jawa Tengah, Selasa (17/2/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Menhan menegaskan pentingnya pembangunan kekuatan pertahanan nasional yang berawal dari satuan-satuan dengan disiplin tinggi, kesiapan tempur optimal, serta kontribusi nyata bagi masyarakat.

“Pembangunan pertahanan yang kuat berawal dari satuan yang disiplin, profesional, dan selalu siap menjalankan tugas negara,” ujar Sjafrie dalam keterangan tertulis.

Menhan berharap Yonif TP 888/Satria Sejati dapat berkembang menjadi satuan teritorial yang solid, profesional, dan dekat dengan rakyat.

Ia menekankan, keberadaan batalyon ini merupakan simbol hadirnya negara dalam memberikan rasa aman sekaligus memperkuat ketahanan nasional.

“Yonif TP harus menjadi kekuatan yang dicintai rakyat, sekaligus bagian dari upaya memperkokoh masa depan NKRI,” tegasnya.

Dalam kunjungan tersebut, Menhan didampingi Wakil Panglima TNI serta Kepala Badan Logistik Pertahanan (Kabaloghan) Kementerian Pertahanan.

Kehadiran Menhan disambut Danrem 073/Makutarama Kolonel Arm Ezra Nathanael, S.Kom., M.M., M.Han., yang menegaskan komitmen mendukung peningkatan profesionalisme dan kesiapan satuan.

Agenda kunjungan meliputi pengarahan langsung kepada prajurit, pengecekan kesiapsiagaan kewilayahan, serta progres pembangunan fasilitas dan kesiapan operasional Yonif TP 888/SS.

Menhan menyampaikan rasa bangga atas loyalitas dan dedikasi prajurit meski dengan keterbatasan fasilitas.

“Dengan segala keterbatasan, mental dan semangat kalian tidak pernah turun. Kesiapsiagaan harus senantiasa terjaga, karena kalian disiapkan menghadapi situasi sulit,” katanya.

Lebih lanjut, Menhan menekankan bahwa prajurit TNI adalah garda terdepan dalam membantu kepentingan masyarakat. Ia mengingatkan agar Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI selalu diimplementasikan dalam setiap tugas.

“Jiwa dan raga kalian adalah untuk masyarakat. Jangan pernah menyakiti hati rakyat,” tambahnya.

Kegiatan berlangsung tertib dan penuh semangat, mencerminkan soliditas prajurit serta komitmen kuat dalam menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah.***

Berita Lainnya

Terkini