Lebaran 2026: DPRD DIY Minta Pemudik Jaga Stamina dan Patuh Rambu Lalu Lintas

Ketua Komisi A DPRD DIY, Eko Suwanto, menekankan keselamatan harus menjadi proritas utama selama periode mudik Idul Fitri 1447 H.

18 Maret 2026, 07:16 WIB

Yogyakarta – Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Komisi A DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menegaskan pentingnya keselamatan perjalanan dengan menggaungkan kampanye zero tolerance for accident.

Hal ini disampaikan dalam kunjungan ke Posko Mudik Prambanan, Selasa (17/3/2026), yang dihadiri jajaran Komisi A bersama Kepala Satpol PP DIY Bagas Seno Aji serta perwakilan Dinas Perhubungan DIY.

Ketua Komisi A DPRD DIY, Eko Suwanto, menekankan keselamatan harus menjadi proritas utama selama periode mudik Idul Fitri 1447 H.

Dia mengingatkan pengemudi untuk memastikan kondisi kendaraan laik jalan, menjaga stamina, serta mematuhi rambu lalu lintas.

“Semoga masyarakat dapat selamat dan bahagia bertemu keluarga saat Lebaran,” ujarnya.

Wakil Ketua Komisi A, Hifni Mohammad Nasikh, menambahkan pentingnya kejelasan informasi lalu lintas serta kesiapan petugas di lapangan.

Menurutnya, rambu petunjuk, pembaruan informasi, dan kecepatan respon pertolongan pertama menjadi faktor krusial dalam mendukung kelancaran perjalanan.

Selain itu, Eko Suwanto juga menyoroti perlunya dukungan sektor kesehatan, seperti pemberian vitamin bagi pengemudi jarak jauh, agar stamina tetap terjaga selama perjalanan.

Dari sisi teknis, Kepala Bidang Pengembangan Prasarana Transportasi Dishub DIY, Didit Suranto, menjelaskan rekayasa arus kendaraan akan dilakukan, termasuk pengaturan akses tol Purwomartani dan Prambanan untuk mengurai kepadatan.

Sementara itu, Kepala Satpol PP DIY, Bagas Seno Aji, menegaskan kesiapan Satlinmas Rescue Istimewa (SRI) di sejumlah titik rawan, khususnya destinasi wisata air.

Ia mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap bahaya bermain di area terlarang serta ancaman sengatan ubur-ubur di musim tertentu.

Tenaga medis juga disiagakan di lokasi wisata seperti Pantai Siung, Wediombo, Baron, Sanden, dan Parangtritis untuk memberikan penanganan darurat.

“Kami ingin memastikan wisatawan dapat menikmati keindahan Jogja dengan rasa aman. Keselamatan tetap menjadi prioritas utama,” pungkas Bagas.***

Berita Lainnya

Terkini