Yogyakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X meninjau langsung pelayanan Angkutan Lebaran 2026 di Stasiun Tugu Yogyakarta, Rabu (18/3/2026) malam.
Kunjungan tersebut bertujuan memastikan kesiapan fasilitas serta kelancaran pelayanan menjelang puncak arus mudik.
Dalam kesempatan itu, Kapolri menerima paparan dari EVP KAI Daop 6 Yogyakarta, Bambang Respationo, mengenai kondisi arus mudik dan balik serta langkah antisipasi yang disiapkan.
KAI Daop 6 menambah personel pengamanan dan petugas prasarana untuk mendukung operasional selama periode Lebaran.
Kapolri menegaskan komitmen Polri dalam menjaga kelancaran transportasi kereta api.
“Kami siap mendukung kelancaran, keamanan, dan keselamatan perjalanan kereta api selama Angkutan Lebaran,” ujarnya. Ia juga mengapresiasi kesiapan KAI dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Sementara itu, Bambang Respationo menyampaikan adanya peningkatan jumlah penumpang pada musim mudik tahun ini.
“KAI Daop 6 Yogyakarta mencatat pertumbuhan 9 persen volume penumpang dibandingkan Angkutan Lebaran 2025,” ungkapnya.
Selama delapan hari pelaksanaan Angkutan Lebaran 2026, tercatat 200.175 penumpang berangkat dan 200.315 penumpang tiba di wilayah Daop 6.
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menambahkan puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 22 Maret 2026 dengan sekitar 28 ribu penumpang tiba di wilayah Daop 6.
Adapun puncak arus balik diprediksi berlangsung pada 24 Maret 2026 atau H+3 Lebaran.
Hingga saat ini, sebanyak 28.326 tiket telah dipesan dan jumlahnya masih berpotensi bertambah.
Selain meninjau fasilitas, Kapolri dan Gubernur DIY juga berkeliling stasiun, menyapa penumpang, serta berdialog mengenai pengalaman perjalanan mereka.***

