Megawati Jadi Saksi “Pediksan” Mantan Bupati Gianyar Menjadi Pandita Hindu

16 Juli 2019, 23:08 WIB
16f9423c 7885 4a1a 9220 1089b963d56e
Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri menghadiri Upacara Padiksan Penglingsir Puri Agung Gianyar AA Gde Agung Bharata di Puri Agung Gianyar

Gianyar – Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri menghadiri Upacara Padiksan Penglingsir Puri Agung Gianyar AA Gde Agung Bharata menjadi Pandita Hindu Bali.

Kedatangan Megawati didampingi Gubernur Bali Wayan Koster, Bupati Gianyar Made Mahayastra, Bupati Badung Nyoman Giri Prasta, Bupati Bangli Made Gianyar dan sejumlah tokoh lainnya di Puri Agung Gianyar, Gianyar, Selasa (16/7/2019).

Kedatangan Megawati yang juga Ketua Umum PDI Perjuangan bersama Gubernur Koster mendapat sambutan khusus dari Puri Agung Gianyar, yang menggelar ritual biakaon agung dan tari penyambutan.

Tak sekedar hadir, putri Bung Karno juga menjadi saksi khusus dalam upacara pediksan mantan Bupati Gianyar.

81a6bf8f 3392 46e7 bb17 28c6d31fb85b 2

Pada prosesi ini juga terungkap bahwa Megawati Soekarnoputri yang mendorong AA Gde Agung Bharata untuk melengkapi tahapan kehidupan menurut agama Hindu dengan menjadi pandita atau yang dikenal dengan Bhiksuka Asrama.

Sebelum didiksa, Anak Agung Gde Agung Bharata telah melewati berbagai tahapan penyucian diri mulai dari bersemedi di Pantai Masceti hingga melakukan prosesi ‘Seda Raga’ untuk membunuh sad ripu atau enam musuh yang ada dalam diri manusia.

Setelah didiksa, penglingsir Puri Agung Gianyar ini resmi berubah status menjadi Pandita Hindu Bali dengan gelar ‘Ida Bhagawan Blebar Gianyar’. (riz)

Artikel Lainnya

Terkini