Memperingati Isra Miraj Yayasan Insan Melati Bangsa ” Momentum Penguatan Silaturahmi Jamaah.”

16 Januari 2026, 21:31 WIB

Denpasar-Isra Miraj bukan sekadar catatan sejarah masa lalu, melainkan mukjizat agung yang menjadi titik balik bagi umat Islam.

Dalam peristiwa ini, Rasulullah SAW menerima perintah ibadah salat lima waktu langsung dari Allah SWT dan diperlihatkan berbagai tanda kebesaran yang melampaui nalar manusia.

Ustad H. Mufid dalam tausiyahnya di Yayasan Insan Melati Bangsa (YIMB) Sesetan dengan tema “Mari Kita Selami makna Mendalam dari Isra Miraj , Perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW yang luar biasa” di depan jamaah 16/01/2026.

Perjalanan menakjubkan dan melampaui nalar manusia, yaitu peristiwa Isra Miraj Nabi Muhammad SAW.

Hanya dalam satu malam, Rasulullah SAW dapat menempuh perjalanan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, sebelum akhirnya menembus lapisan langit dan menuju Sidratul Muntaha.

Sebelum berangkat, dada Rasulullah SAW disucikan kembali sebagaimana yang pernah terjadi pada waktu kecil beliau.

Rosulullah SAW bersama Malaikat Jibril melakukan perjalanan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa (Baitul Maqdis) dan berlanjut ke Sidratul Muntaha melewati tujuh lapis langit.

Perjalanan agung ini ditempuh dalam satu malam menggunakan Buraq, kendaraan secepat kilat.

Ustadz Mufid juga menyampaikan pentingnya mencontoh junjungan kita Nabi Muhammad SAW, serta menegakan sholat lima waktu agar hidup lebih berkah dan terarah.

Sementara ketua Yayasan Insan Melati Bangsa sekaligus ketua panitia ustadz Achmad Nur Z M.pd.I dalam sambutannya menyampaikan salah satu bentuk cinta kita sebagai umat Islam kepada Nabi Muhammad SAW adalah meneladani Nabi agar kelak kita mendapat syafaat.***

Berita Lainnya

Terkini