Denpasar -Kawasan pariwisata kesehatan The Sanur memperkuat posisinya sebagai destinasi wellness terpadu dengan menghadirkan konsep soulful wellness yang berakar pada resep leluhur dan kearifan lokal Nusantara.
Hal tersebut diungkapkan oleh Director of Wellness The Meru Sanur, Rahma Susanti dalam kegiatan media gathering di The Sanur, Rabu (28/10/2026).
Menurutnya, pendekatan kesehatan yang ditawarkan tidak hanya bersifat superfisial, melainkan mencakup dimensi kesejahteraan lahir dan batin yang lebih menyeluruh.
“Kalau dalam Kitab Serat Centhini itu kan ada yang disebut rupa sempat, wahyan yantara, beauty in and out. Di sinilah perannya ethnobotanical sendiri sebagai gerbang pintu untuk mengakomodir semua, melengkapi, hingga menambahkan satu wellness dimension yang kita sebut sebagai soulful wellness,” ujar Rahma.
Ia menjelaskan, konsep ini menghadirkan perpaduan keharmonisan hidup antara manusia dan alam (the wholeness of life dan harmony, one human being and life being).
Berbagai aktivitas pendukung juga disiapkan, mulai dari aplikasi mindfulness berbasis etnobotani, pelukat spiritual dan holistik, hingga pengalaman menggores lontar untuk mengenali filosofi kehidupan masyarakat masa lampau.
Sebagai bentuk inovasi dalam mengenalkan tanaman herbal kepada para pengunjung, The Meru Sanur menggandeng Universitas Udayana untuk melibatkan mahasiswa magang yang memiliki pemahaman mendalam di bidang botani dan pertanian.
“Jadi berkolaborasi dengan agriculture-nya juga, bagaimana menanamnya. Kita akan mengadakan botanical tour dan memahami bahwa dari pohon ancak, misalnya, sebagai bagian dari lima pohon kehidupan, memiliki manfaat luar biasa untuk kesehatan,” jelasnya.
Berbeda dengan kebun raya pada umumnya yang biasanya hanya menyediakan papan informasi nama dan kegunaan tanaman, The Meru Sanur menyajikan pengalaman yang jauh lebih interaktif.
Para pengunjung nantinya dapat mengikuti cooking class (kelas memasak) bahan-bahan herbal, pengolahan sayuran lokal, hingga kelas kuliner tradisional secara langsung.
Melalui pendekatan holistik dan spiritual ini, The Meru Sanur optimis dapat memberikan pengalaman wisata kesehatan yang unik, autentik, serta berakar kuat pada kearifan lokal bagi setiap pengunjung.
Deputy Medical Director Alster Lake Clinic, dr. Sabine Linden, memaparkan inovasi terkini dalam bidang terapi sel untuk mengatasi peradangan tersembunyi (silent inflammation) di dalam tubuh.
dr. Sabine menjelaskan prosedur terapi ini dimulai dengan mengambil sampel darah dari pasien. Selanjutnya, tim medis mengisolasi sel monosit di laboratorium berstandar Good Manufacturing Practice (GMP).
“Kami memprogram ulang sel-sel tersebut agar memiliki sifat anti-inflamasi, kemudian memasukkannya kembali ke dalam tubuh pasien,” ujar dr. Sabine dalam pemaparannya.
Ia menambahkan, seluruh rangkaian terapi sel ini dilakukan melalui proses infus selama tiga hari. Langkah tersebut dinilai sangat penting untuk menormalkan tingkat keasaman (pH) sekaligus mengoptimalkan lingkungan mikro pada jaringan tubuh.
“Tujuan utama dari terapi ini adalah meredakan peradangan tersembunyi serta mendukung proses pembersihan dan perbaikan alami oleh tubuh,” pungkasnya.***

