Menkeu Purbaya: Tak Masalah Gaji Menteri Dipotong

Menteri Keuangan Purbaya Yudha Sadewa, menyatakan tidak mempermasalahkan jika kebijakan pemotongan gaji menteri benar-benar diterapkan.  

19 Maret 2026, 08:00 WIB

Yogyakarta – Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, menanggapi wacana pemotongan gaji menteri yang sebelumnya disampaikan Presiden Prabowo Subianto sebagai langkah antisipasi menghadapi ketidakpastian ekonomi global. Purbaya menyatakan tidak mempermasalahkan jika kebijakan tersebut benar-benar diterapkan.

“Ya tidak apa-apa menterinya gajinya dipotong, sudah kegedean juga,” ujarnya saat kunjungan ke Pasar Beringharjo, Selasa (17/3/2026).

Meski demikian, ia menegaskan hingga kini belum ada keputusan resmi terkait pemangkasan anggaran, termasuk pemotongan gaji pejabat negara.

Pemerintah masih melakukan kajian dengan mempertimbangkan faktor eksternal, seperti perkembangan harga minyak dunia.

Purbaya memastikan kondisi perekonomian nasional saat ini masih baik dengan aktivitas di berbagai sektor yang menunjukkan pertumbuhan kuat.

Ia juga menepis pandangan yang menyebut ekonomi Indonesia sedang melemah, dengan menegaskan bahwa indikator yang ada justru menunjukkan ketersediaan dana yang cukup.

Sebelumnya, Presiden Prabowo dalam sidang kabinet pekan lalu menyinggung kemungkinan langkah penghematan, termasuk pemotongan gaji pejabat negara, dengan mencontoh kebijakan pemerintah Pakistan.

Langkah tersebut dipertimbangkan untuk menjaga defisit APBN agar tidak melebar di tengah ketidakpastian global, termasuk dampak konflik di Timur Tengah.

Selain pemotongan gaji, pemerintah juga mengkaji opsi penghematan lain seperti penerapan kerja dari rumah (WFH), penghematan bahan bakar minyak (BBM), hingga penghentian belanja negara yang dinilai tidak mendesak.***

Berita Lainnya

Terkini