Merasa Tersakiti, Istri Kepala Dusun Gantung Diri di Kamar Suci

3 Maret 2016, 13:14 WIB
gantung diri ilustrasi1
(ilustrasi/net)

Kabarnusa.com – Diduga merasa sering disakiti, Ni Made Ratnawati (37) istri seorang Kelian Dinas (Kepala Dusun) di Wongaya Betan, nekat mengakhiri hidup dengan cara gantung diri di kamar suci, Kamis (3/3/2016) pagi.

Informasi di lapangan, korban yang tinggal di Desa Mengesta, Kecamatan Penebel, Tabanan – Bali dan berprofesi sebagai petani ini, diperkirakan gantung diri sekitar pukul 06.30 Wita.

Saat itu, anak korban Ni Md. Ayu R  (10) yang duduk di bangku Sekolah Dasar, menemui ayahnya Made Parwata (40). Ayu menanyakan Ibunya untuk mengantarkan pergi ke  sekolah di Mengesta, di Dusun Belulang.

Sang ayah, kemudian mencari istrinya ke ruangan rumah lain Saat masuk ke kamar suci yang berlokasi di sebelah barat ruang tamu, saksi melihat korban berdiri diam.

Saksi mendekati dan baru tahu bahwa istrinya ternyata berdiri diam tersebut dalam keadaan tergantung dan telah meninggal dunia.

Melihat kejadian tersebut saksi  berusaha menurunkan korban sambil berteriak “Aduuh meme…. aduuh meme…., istri saya gantung diri !,”

Setelah itu, saksi langsung pingsan di bawah mayat korban (istrinya). Beberapa saat kemudian  ada saksi Nengah Suwitra (51) tetangganya  datang, ikut menurunkan mayat korban.

Setelah mayat korban dipindahkan barulah suami korban sadar. Saksi menuturkan sebelumnya, sekitar pukul 06.00 Wita, mendengar suara benturan dari arah kamar suci

Kasat Reskrim Polres Tabanan AKP Nyoman Sukanada membenarkan kasus bunuh diri dengan cara gantung diri tersebut.

“Petugas telah melakukan olah TKP dan mencatat keterangan sejumlah saksi,” katanya.

Menurut Kasat Reskrim, korban meninggalkn surat berupa tulisan tangan yang pada intinya berisi korban merasa tersakiti.

Korban juga berpesan kepada suaminya, apabila suatu saat mencari istri jangan disakiti seperti korban.

“Korban bunuh diri diduga kuat karena merasa tersakiti. Kami masih melakukan penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi,” tegasnya. (gus)

Artikel Lainnya

Terkini