Mobilitas DIY Diprediksi Melonjak 6 Persen Saat Nataru 2025, Dishub Sleman Siagakan Cek Kelayakan Bus Wisata!

Dishub Kabupaten Sleman mengantisipasi kenaikan mobilitas hingga 6 persen seiring tingginya animo masyarakat untuk berwisata dan mudik.

13 Desember 2025, 16:26 WIB

Sleman– Arus perjalanan masyarakat di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) selama periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025 diprediksi akan mengalami lonjakan signifikan.

Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sleman bersiap mengantisipasi kenaikan mobilitas hingga 6 persen, jauh di atas proyeksi nasional sebesar 2,7 persen, seiring tingginya animo masyarakat untuk berwisata dan mudik.

Kepala Dishub Sleman, Heri Kuntadi, mengungkapkan bahwa lonjakan ini didorong oleh libur panjang dan tingginya minat masyarakat.

Berdasarkan data, moda transportasi favorit adalah mobil pribadi (42,7 persen) dan sepeda motor (18,41 persen).

Menghadapi masifnya pergerakan, Dishub Sleman memprioritaskan kelancaran lalu lintas dan keselamatan pengguna jalan. Salah satu fokus utama adalah pengawasan ketat terhadap kendaraan angkutan umum dan pariwisata.

“Sekitar 45,67 persen masyarakat bepergian untuk berwisata, sehingga pemeriksaan dan uji kelayakan kendaraan menjadi hal krusial,” tegas Heri dalam jumpa pers di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Kamis (11/12/2025).

Dishub Sleman kini mengintensifkan ram check dan uji kelayakan harian yang melayani hingga 70-90 kendaraan.

Khusus untuk rombongan wisata sekolah, telah tercatat sekitar 220 sekolah yang menggunakan bus pariwisata, melibatkan kurang lebih 600 kendaraan yang harus lolos uji kelayakan.

“Kami juga mengecek 18 jeep wisata di kawasan Kaliurang. Secara total, hampir 900 kendaraan memenuhi syarat, namun ada yang kami larang beroperasi karena tidak layak. Keselamatan adalah yang utama,” ungkapnya.

Persiapan pra-Nataru telah dilakukan sejak November, mencakup survei jalur alternatif, pemetaan rambu, dan peninjauan titik rawan kecelakaan. Selama puncak Nataru, pengaturan lalu lintas akan diperketat di persimpangan padat, area gereja, serta pusat wisata dan belanja.

Dishub Sleman juga menyiapkan posko terpadu bersama Polresta Sleman di Tempel dan Prambanan.

Lebih lanjut, delapan titik Area Traffic Control System (ATCS) akan dioperasikan penuh untuk memantau dan mengendalikan arus kendaraan secara real-time.

“Kami ingin memastikan kelancaran dan keselamatan tetap terjaga agar aktivitas masyarakat Sleman berjalan baik selama libur Nataru,” pungkas Heri.

Pihaknya menegaskan upaya ini dilakukan demi kenyamanan dan keamanan seluruh pengguna jalan yang akan menikmati libur di DIY. ***

Berita Lainnya

Terkini