Nuansa Adat Hingga Goyang Oplosan Warnai Pleno KPU Tabanan

20 April 2014, 22:09 WIB
nyanyi+saat+pleno+KPU
Hiburan di sela rapat Pleno KPU Tabanan cairkan suasana sehingga berjalan kondusif (Foto:KabarNusa)

KabarNusa.com,
Tabanan- Rapat Pleno KPUD di Kabupaten Tabanan sangat berlangsung aman
dan tidak terlihat pengerahan massa atau ketegangan. Menariknya, seluruh
yang hadir mengenakan pakaian adat madya sehingga nuasa adat Bali cukup
kental dan membawa suasana kondusif.

Gedung Ketut Mario yang menjadi lokasi rapat pleno KPU dijaga ketat aparat gabungan TNI dan Polri. 

Meski
semua pintu masuk dijaga ketat, namun tidak terlihat ketegangan karena
polisi yang menjaga semuanya menggunakan udeng. Sementara komisioner
KPU, Panwas, PPK dan para undangan menggunakan pakaian adat madya.

Demikian
juga para wartawan, juga menggunakan adat madya. “Paling tidak memakai
udeng,” ujar Kapolres Tabanan AKBP Dekananto yang menggunakan pakain
dinas namun memakai udeng putih.

Menurut Dekananto, ide menggunakan adat madya saat rapat pleno merupakan idenya yang disampaikan kepada KPU.

“Kami
berharap, dengan menggunakan pakaian adat madya, suasana bisa lebih
kondusif. Terbukti, selama rapat pleno suasananya sangat kondusif,”
jelasnya Minggu (20/4/2014).

Di pihak lain, semua perserta yang
boleh masuk ke areal pleno wajib berpakaian adat madya dan mengenakan
name tag (tanda pengenal) yang disiapkan panitia.

Bahkan wartawan yang meliput pleno juga wajib mengenakan berpakaian adat madya dan menggunakan tanda pengenal.

Aturan
tersebut kontan saja membuat suasana pleno menjadi khas, pasalnya mulai
dari pimpinan pleno yakni lima komisioner KPU Tabanan semuanya
mengenakan pakaian adat.

Begitu juga PPK, Saksi-saksi hingga
undangan bahkan wartawan. Demikian pula, Polisi dan TNI yang mengamankan
jalannya pleno juga mengenakan udenga semua.

“Dengan berpakaian adat madya, plenonya menjadi asik dan tidak serem ada pengerahan massa,” ucap salah seorang peserta pleno.

Ide
ini menurut dia cukup kreatif dan mampu menghilangkan suasana pleno
yang biasanya ditandai dengan mengerahan massa caleg. “Pleno hari ini
nyaris tidak ada pengerahan massa,

Secara umum pleno Kabupaten
Tabanan berjalan dengan aman dan lancar tidak ada hambatan yang berarti.
Bahkan pleno berlangsung dalam suasana kearaban dan tidak ada intrupsi
yang berlebihan.

Bahkan pada sesi istirahat arena pleno menjadi
meriah lantaran Kapolres Tabanan, AKBP Dekananto, Ketua Pengadilan
Suprapti, Dandim Letkol Inf. Rudi Hermawan dan Ketua DPRD Tabanan, I
Ketut Suryadi secara bergantian menyumbangkan lagu yang diiringi
pengiring orgen tunggal.

“Dari sekian pleno mungkin ini yang paling unik bernuansa adat Bali dan Goyang Oplosan,” celetuk salah satu peserta pleno. (gus)

Artikel Lainnya

Terkini