Optimalkan Pariwisata Bali, MUF Peduli Desa Budaya Salurkan CSR di Penglipuran

Mandiri Utama Finance (MUF) menyalurkan donasi CSR atau Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Rp 120.000.000 untuk membantu merenovasi dan membangun tiga loket tiket Desa Budaya Penglipuran, Bali.

25 Juni 2022, 19:19 WIB

BangliMandiri Utama Finance (MUF) melalui kegiatan MUF Peduli Desa Budaya menyalurkan donasi CSR atau Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sebesar Rp 120.000.000 untuk membantu merenovasi dan membangun tiga loket tiket Desa Budaya Penglipuran, Bali.

Apa yang dilakukan MUF Peduli Desa Budaya itu, guna memberikan layanan kepada wisatawan lokal dan mancanegara, masyarakat lokal bekerjasama dengan pemerintah daerah dan perusahaan nasional bersatu untuk memajukan kembali daerah atau tempat-tempat wisata yang kurang mendapat perhatian saat pamdemi Covid-19.

Hal ini seiring mulai bergeraknya sektor pariwisata yang masih menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi Bali perlahan mulai bergerak menuju ke arah positif di 2022.

Festival Penglipuran Dibanjiri Ribuan Pengujung, Prokes Tetap Dikedepankan
Dengan membantu merenovasi dan membangun loket tiket baru di Desa Budaya Penglipuran, Bali diharapkan dapat mencapai Pelaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan/ Sustainable Development Goals (SDGs)

Sebagai anak perusahaan salah satu bank terbesar di tanah air, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, Mandiri Utama Finance (MUF) mengerti benar akan peran penting Perusahaan bagi masyarakat dan lingkungan sekitarnya.

Dengan membantu merenovasi dan membangun loket tiket baru di Desa Budaya Penglipuran, Bali diharapkan dapat mencapai Pelaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan/ Sustainable Development Goals (SDGs) yaitu untuk tujuan SDGs#8 “Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi”; tujuan SDGs#11 “Kota dan Pemukiman yang Berkelanjutan”; dan tujuan SDGs#17 “Kemitraan untuk Mencapai Tujuan”.

Diharapkan dapat membantu agar destinasi beserta seluruh pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif di dalamnya bangkit, dan siap memasuki masa adaptasikebiasaan baru

Mengunjungi Desa Wisata Penglipuran, Potret Kehidupan Masyarakat Bali Asli

Artikel Lainnya

Terkini