Panti Sosial Luput dari Perhatian, Sekda Dewa Indra Bagikan 82 Ribu Masker

11 September 2020, 21:29 WIB

Sekda Bali Dewa Made Indra mengungkapkan mereka yang tinggal di panti
sosial seperti panti asuhan, panti werdha maupun panti yang merawat
penyandang disabilitas, justru masih banyak yang belum tersentuh bantuan
masker/ist

Denpasar – Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra menyatakan
keberadaan panti asuhan maupun penyandang disabilitas luput dari perhatian
atau kurang dijangkau dalam gerakan pembagian masker karena itu pihaknya
membagikan masker untuk mereka.

Kata Indra, mereka yang tinggal di panti sosial seperti panti asuhan, panti
werdha maupun panti yang merawat penyandang disabilitas, justru masih banyak
yang belum tersentuh bantuan masker,.

Untuk itu pihaknya menyerahkan bantuan 82.000 masker untuk 82 panti sosial
yang tersebar di sembilan Kabupaten/Kota se-Bali. 

Didampingi Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
Provinsi Bali I Dewa Gede Mahendra Putra, Sekda Dewa Indra turun langsung
menyerahkan bantuan masing-masing 1.000 masker di dua panti sosial yang ada di
Kota Denpasar yaitu Panti Sosial Tresna Werdha (PSTW) Wana Seraya yang
beralamat di Jalan Bakung, Kesiman Kerthalangu, Denpasar Timur dan Yayasan
Bunga Bali yang beralamat di Jalan By Pass IB Mantra, Jumat (11/9/2020).

Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali ini
menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan penggunaan
masker untuk pencegahan penyebaran Covid-19 yang saat ini tengah digalakkan
oleh pemerintah. 

Dari pangamatannya, sejauh ini memang telah banyak komponen yang membagikan
sumbangan bantuan berupa masker kepada masyarakat baik di jalan raya maupun di
pasar-pasar. 

“Akan tetapi ada yang luput dari jangkauan yaitu mereka yang tinggal di panti
sosial seperti panti asuhan, panti werdha maupun panti yang merawat penyandang
disabilitas,” ucapnya. 

Lanjut dia, mereka yang tinggal di panti sosial adalah kelompok yang secara
fisik dan ekonomi lebih lemah jika dibandingkan orang-orang kebanyakan yang
masih lebih beruntung baik secara fisik maupun ekonomi. 

Oleh sebab itu, pihaknya memberi perhatian kepada penghuni panti sosial yang
tersebar di seluruh Bali dengan memberi bantuan masing-masing 1.000 buah
masker. 

Berdasarkan data Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
Provinsi Bali, jumlah panti sosial baik yang dikelola swasta maupun pemerintah
total sebanyak 82 panti dan tersebar di Kabupaten/Kota. 

Pihaknya berharap, bantuan masker ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh para
penghuni panti guna mencegah penyebaran Covid-19. 

Dalam kunjungannya ke PSTW Wana Seraya, birokrat kelahiran Kota Singaraja ini
sempat meninjau sejumlah bangunan yang dihuni oleh 38 lansia. Ia berharap,
para lansia penghuni panti selalu dalam keadaan sehat. 

Dia berpesan kepada para petugas agar benar-benar memperhatikan kebutuhan
penghuni panti (rhm).

Artikel Lainnya

Terkini