Pasca Bedugul Diterjang Banjir, TNI Dan Polri Gelar Karya Bhakti

11 Februari 2017, 19:16 WIB
TNI%2BJembatan
Jembatan darurat dari bambu yang dibangun TNI/Polri dan warga  untuk memperlancar aktivitas warga dan ekonomi

TABANAN – Banjir Bandang dan Lumpur yang menerjang wilayah Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali, yang terjadi, Kamis (9/2/2017) malam telah memporak-porandakan kawasan Bedugul yang selama ini dikenal sebagai obyek wisata.

Selain memutusakan jalur Singaraja – Tabanan, tanah longsor dan banjir bandang yang membawa lumpur tersebut juga megahancurkan jembatan dan sejumlah sarana prasarana lainnya.    

Terkait hal itu, jajaran TNI dari Kodim 1619/ Tabanan dan Polres Tabanan bersama warga setempat menggelar Karya Bhakti, bergotong royong membangun jembatan dan melakukan pembersihan lumpur di wilayah Desa Candikuning yang merupakan wilayah terdampak bencana paling parah.

Dandim 1619/Tabanan Letkol Inf Herwin Gunawan yang turun langsung ke lapangan memimpin anak buahnya menyebutkan pihaknya melakukan karya bhakti di empat titik yang ada di Desa Candikuning. Di antaranya adalah membangun jembatan bambu pengganti  jembatan yang putus di Banjar Candikuning I menuju Banjar Bukit Catu.

“Untuk memperlancar aktivitas dan perekonomian warga, sementara kita bangun dulu jembatan darurat dari bambu betung,” ujara Dandim.

Menurut Dandim Herwin, tiga titik karya bhakti lainnya adalah pembersihan lumpur di Jalur Denpasar-Singaraja tepatnya di depan DTW Ulun Danu Beratan, pembersihan di depan Kantor Perbekel Candikuning dan pembersihan longsoran pada tikungan dekat Danau Beratan yang sebelumnya sempat ditutupi longsor.

Polisi%2BTNI%2Bbersih2
Polri dan TNI gotong royong membersihkan lumpur di Jalan penghubung Singaraja – Tabanan

Kapolres Tabanan AKBP Marsdianto didampingi Kabag Ops Kompol I Putu Gd Putra Astawa dan Kasat Lantas AKP Ketut Mastra Budaya, sehari sebelumnya, Jum’at (10/2/2017) juga turun langsung ke lapangan mengerahkan anggotanya untuk membersihkan lumpur di Jalan raya penghubung Tabanan – Singaraja.

Menurut Kapolres Marsdianto, untuk membersihkan jalan dari lumpur selain dilakukan secara manual menggunaklan cangkul dan sekop, pihaknya juga meminta bantuan UPT Pemadam Kebakaran untuk mengerahkan armadanya melakukan penyemprotan air.

“Jalur Tabanan – Singaraja yang sebelumnya terputus akibat timbunan longsoran tanah kemarin sudah bisa dibuka. Namun hari ini jalur tersebut kembali tertutup karena ada  tanah longsor di daerah Gitgit, Singaraja,” ujar Kapolres saat dikonfirmasi, Sabtu (11/2/2017) sore. (gus)

Artikel Lainnya

Terkini