Pemerintah Siapkan Vaksin Covid-19 Teraman, Masyarakat Jangan Ragu Manfaatnya

19 Oktober 2020, 23:30 WIB

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 dr Reisa Brotoasmoro/BNPB

Jakarta – Masyarakat diminta tidak lagi meragukan manfaat dari vaksin
Covid-19 teraman dan terbaik yang nantinya akan diberikan pemerintah.

Tentunya, vaksin yang akan diberikan itu, sudah melalui tahapan uji klinis
yang ketat disertai pengawasan dari lembaga otoritas milik pemerintah, maupun
lembaga internasional yang mengurusi kesehatan.

“Vaksin adalah bentuk upaya pembuatan kekebalan tubuh untuk melawan penyakit.
Ini adalah pencegahan agar masyarakat tidak perlu terpapar penyakit dahulu
untuk menumbuhkan kekebalan tubuh atau imunitas,” jelas Juru Bicara Satgas
Penanganan Covid-19 dr Reisa Brotoasmoro dalam keterangan pers perkembangan
penanganan pandemi Covid-19 di Kantor Presiden sebagaimana disiarkan kanal
YouTube Sekretariat Presiden, Senin (19/10/2020).

Pemerintah mengadakan vaksin Covid-19 dengan mengembangkan sendiri Vaksin
Merah Putih yang dilakukan Lembaga Biologi dan Molekuler Eijkman, dan
kerjasama dengan negara-negara yang sedang mengembangkan vaksin.

Dalam pengembangan dan pengadannya pun sesuai pedoman dan saran Badan
Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO), Badan Pengawas Obat dan
Makanan (BPOM), para ahli serta para ulama dan umara termasuk Majelis Ulama
Indonesia (MUI).

Dengan begitu, manfaat vaksin sudah dikaji secara mendalam dan tidak perlu
diragukan lagi. Ia mengatakan, Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin yang juga Ketua
Umum MUI telah menyatakan bahwa para ulama terlibat aktif dalam persiapan ini.

“Menurut Wapres demi kemaslahatan bersama, vaksin teraman dan terbaik akan
direkomendasikan ulama dan umara untuk melindungi masyarakat,” Reisa
menegaskan.

BPOM telah mempersiapkan persetujuan penggunaan dalam keadaan darurat atau
emergency use of authorization. Juga BPOM memantau langsung lokasi uji klini
Bio Farma yang ditempatkan di Universitas Padjajaran di Kota Bandung.

Bahkan juga melakukan pemantauan langsung fasilitas-fasilitas pengembangan
vaksin yang dimiliki negara-negara lain. PT Bio Farma yang merupakan produsen
vaksin, terpilih menjadi salah satu produsen untuk Coalition for Epidemic
Preparedness Innovation (CEPI).

Hal itu menyatakan bahwa BUMN tersebut siap memproduksi obat Covid-19 yang
teruji di tingkat dunia. Karenanya tak heran vaksin-vaksin produksi Bio Farma
selama ini telah digunakan di lebih dari 100 negara terutama negara muslim.

Menurut Reisa, PT Bio Farma juga menjadi center of excellence untuk vaksin dan
bio teknologi di negara-negara yang tergabung dalam Organisasi Konferensi
Islam (OKI). (rhm)

Artikel Lainnya

Terkini